Des
12
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim
Investor Pailit, Pemda Cilacap Ambil Alih Pengelolaan Pasar Sampang
Oleh Wagino   
Rabu, 09 April 2014 18:45

CILACAP, (CIMED) - Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap akhirnya mengambil alih pengelolaan Pasar Sampang dari investor. CV. Pasalnya CV Sadhya Anutama Kroya selaku investor tidak sanggup melakukan perbaikan di lantai dua Pasar Sampang yang kerusakan akibat kebakaran.


Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Cilacap, Dian Arinda Murni menjelaskan, keputusan tersebut dinilai langkah terbaik untuk menuntaskan permasalahan perbaikan di lantai dua Pasar Sampang.

“Pasar Sampang kita take over dari CV Sadhya Anutama Kroya, agar perbaikan bisa secepatnya dilaksanakan,” jelas Arinda kepada wartawan, Selasa (842014).

Ia membeberkan, CV Sadhya Anutama Kroya sudah menyatakan tidak mampu melakukan perbaikan karena kondisi finansial perusahaan yang pailit.

“Saat ini pengambil alihan pengelolaan pasar masih dalam proses. Begitu juga dengan surat keterangan resmi dari pengadilan yang menyatakan CV Sadhya Anutama Kroya pailit. Pasar Sampang dikelola CV Sadhya Anutama Kroya sejak 2002 selama 30 tahun kedepan,” bebernya.

Dijelaskan, pihaknya akan meminta tim Independen dari Universitas Jenderal Soedirman untuk menganalisa kondisi kelayakan bangunan. Begitu juga dengan total biaya yang akan digunakan untuk perbaikan di lantai dua pasar.

“Tim Laboratorium Audit Forensik Prepare dari Unsoed nantinya akan melakukan pengecekan kelayakan bangunan,” jelas Arinda.

Lebih lanjut Arinda menjelaskan, kelayakan kondisi di Pasar Sampang pasca kebakaran akan dianilisa tim tersebut. Terutama kondisi di lantai dasar yang saat ini telah dipergunakan para pedagang untuk berjualan.

"Puing bangunan di Pasar Sampang sudah dibersihkan. Total biaya belum bisa ditaksir secara pasti, tapi diperkirakan akan membutuhkan biaya sebesar Rp 1 milliar. Ada tim khusus dari Unsoed yang akan menganalisa dan mengaudit kondisi Pasar Sampang," terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus mengusahakan agar proses tersebut bisa secepatnya selesai. Pasalnya, para pedagang dari lantai dua yang saat ini menempati bedeng sementara di belakang pasar mendesak segera diperbaiki.

Menurutnya, dengan kondisi yang ada saat ini, bedeng yang ditempati para pedagang tidak layak dengan kondisi yang tidak tahan lama.

"Pasar sangat diperlukan masyarakat untuk aktifitas perekonomian mereka. Demikan juga para pedagang yang saat ini berjualan di bedeng, mereka sudah pasti berharap berjualan di tempat sebelumnya. Proses ini tidak bisa ditentukan kapan selesainya, tapi kita upayakan secepatnya," ujarnya.

Seperti diketahui, kebakaran yang menghanguskan lantai dua Pasar Sampang, Sabtu (1/3/2014) mengakibatkan kerusakan los dan kios yang cukup parah. Bahkan, tiang baja penyangga atap di lantai dua tersebut melengkung. Sebagian besar atap dan plafon juga hampir runtuh.

Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 milliar. Para pedagang yang menempati lantai dua Pasar Sampang kini berjualan di bedeng bedeng sementara yang berada di belakang pasar.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Comments 

 
0 #1 nyongamir 2014-04-10 13:19
merdekaaaaa
Quote
 

Posting komentar anda