Des
16
2019
Today
Cuaca Cilacap 09-08-2019

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Tekan Lonjakan Harga Diluncurkan E-Comemerce Toko Tani Indonesia
Oleh Wagino   
Minggu, 01 September 2019 11:49

CILACAP, (CIMED) - Setelah dinilai berhasil meluncurkan program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat melalui Toko Tani Indonesia (TTI) yang memasuki tahun ketiga. Kini Dewan Ketahanan Pangan Nasional Kementrian Pertanian kembali akan meluncurkan program baru berbasis teknologi digital melalui jaringan Internet yang disebut dengan e_Commerce pada pertengahan September mendatang.
Program yang diprioritaskan untuk menekan gejolak harga dengan cara memotong mata rantai perdagangan ini, konsumen akan semakin dimudahkan untuk mendapatkan komoditas pangan dengan cepat, hanya dengan menggunakan android dan jaringan Internet.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadanbgan Pangan Badan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengah Siti Broto Rini, menjelaskan, secara bertahap di setiap provinsi dan kabupaten kota akan dioperasionalkan Toko Tani Indonesis (TTI) Center serta mengembangkan dan menerapkan aplikasi e_commerce sampai ke daerah.

"Aplikasi e-Commerse di daerah, persiapan awalnya akan dikembangkan di setiap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) penerima program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat-PUPM dengan Toko Tani Indonesia-nya," jelas Siti Broto usai Bimbingan Teknis Program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat di Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap, minggu lalu.

Terkait kesiapan penetrapan aplikasi e_commrece di daerah, Siti Broto Rini mengakui sangat beragam. Meski sebagian besar Gapoktan dinilai belum siap, namun bagaimanapun program aplikasi berbasisi Internet ini harus dijalankan.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap, Susilan menyatakan, dengan dibantu anggota Gapoktan usia muda, aplikasi e Commerce ini akan lebih mudah diterapkan di Cilacap.

Ditambahkan, setelah diluncurkan pada pertengahan September 2019 ini, aplikasi e Commerce sebagai tahap awal ini akan dilakukan uji coba di sejumlah daerah. Dengan target selama 5 tahun dapat diterapkan secara menyeluruh di wilayah Indonesia.

"Dengan program ini diharapkan diperoleh cara  pangan secara menyeluruh, baik soal produksi, pendistribusian dan penyerapannya di tingkat pasar," pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda