Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Hadapi New Normal, Pelaku UMKM Harus Melek Digital Marketing
Oleh Wagino   
Rabu, 26 Agustus 2020 08:27

CILACAP, (CIMED - Masa new normal telah mengubah kebiasaan dalam banyak hal, termasuk dalam hal pemasaran produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Para pelaku UMKM pun harus masuk ke digital marketing.


Demikian disampaikan Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina RU IV, Hatim Ilwan saat workshop Digital Marketing dalam Menghadapi New Normal bagi para pelaku UMKM, Selasa (25/8/2020).

Kegiatan yang digelar hasil kerjasama dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Cilacap ini melibatkan 60 pelaku UMKM setempat.

Menurut Hatim, meski sebenarnya tanpa pandemi COVID-19, pelaku UMKM pun harus masuk ke digital marketing.

"Adanya pandemi COVID-19, mau tidak mau para pelaku UMKM harus masuk pemasaran digital secara total karena perilaku konsumen yang jelas berubah di masa new normal ini," ujarnya,

Atas kondisi itulah lanjut Hatim, Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Disperkopukm memberi perhatian serius pada sektor ini melalui workshop digital marketing.

Kepala Disperkokukm Kabupaten Cilacap, Umar Said mengapresiasi keterlibatan Pertamina dalam memperhatikan para pelaku UMKM.

"Di Cilacap ada sekitar 19 ribu pelaku UMKM. Dari jumlah itu baru sekitar 200 - 300 diantaranya yang melek teknologi digital marketing. Maka inisiatif Pertamina melalui pelatihan ini tentu sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran pelaku UMKM pada pemasaran digital," kata Umar.

Para pelaku UMKM peserta workshop dikenalkan pada semua platform digital marketing mulai FB ads, FB marketplace, dan google ads. Selain itu juga tentang e-commerce.

"Mereka harus memilih salah satu media itu untuk meningkatkan penjualan sehingga memunculkan reseller dan distributor baru," kata pemateri, Anas Mubarok.

Ditargetkan Anas, dari pelatihan ini akan meningkatkan penjualan di bulan pertama sekitar 20%.

"Tentu tetap dibutuhkan kerja keras dan keseriusan dari para pelaku UMKM-nya itu sendiri," tutupnya.