Jun
23
2018
Today
Cuaca Cilacap 07-06-2018

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Hukum & Kriminal
Penimbunan BBM Di Cilacap Disinyalir Berasal Dari Jawa Barat
Oleh Wagino   
Senin, 05 Mei 2008 21:09

CILACAP - Timbunan bahan bakah minyak (BBM) di Cilacap diduga berasal dari wilayah Jawa Barat. Hal tersebut dikemukakan oleh Anaz Pribadi, selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Banyumas ( Hiswana Migas Banyumas ).



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
Dua Pejabat Pelindo III Cabang Tanjung Intan Cilacap Jadi Tersangka Pungli
Oleh Wagino   
Jumat, 02 Mei 2008 21:05

PURWOKERTO – Dua pejabat Pelindo III Cabang Tanjung Intan Cilacap ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungli di Pelabuhan Tanjung Intan. Kedua pejabat tersebut masing-masing Didiek Haryanto posisi General Manager dan Leo Suhartadi posisi Manager Usaha.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
Polwil Banyumas Menduga Adanya Gudang Narkoba Di Cilacap
Oleh Redaksi   
Jumat, 02 Mei 2008 14:51

PURWOKERTO - Polwil Banyumas menduga adanya gudang penyimpanan narkoba di Cilacap sehingga berusaha untuk mengetahui keberadaan tempat tersebut. Hal ini terkait dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah Banyumas dan Cilacap akhir-akhir ini.

 

"Kita menduga, ada gudang narkoba yang berada di Cilacap yang merupakan tempat menyimpan narkoba," kata Kasubag Reserse Kriminal (Reskrim) Polwil Banyumas, Kompol Irwanto, di Purwokerto, Jumat (2/05).

 

Irwanto mengatakan, peredaran narkoba di Cilacap dan Banyumas disinyalir berasal dari sana sehingga Polwil Banyumas berupaya semaksimal mungkin mengetahui keberadaan gudang tersebut dan membongkarnya meski jaringan peredaran narkoba sangat rapi.

 

Menurut Irwanto, indikasi adanya gudang penyimpanan narkoba di Cilacap tersebut diketahui dari pengembangan kasus penangkapan seorang pengedar sabu di Purwokerto dua pekan lalu.

 

Saat ditangkap, kata dia, tersangka Awaludin (26) sedang membawa 10 gram sabu senilai Rp10 juta. "Setelah dikembangkan, tersangka mengaku mendapat perintah langsung dari seseorang yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih di Pulau Nusakambangan, Cilacap," katanya.

 

Lebih lanjut Irwanto menjelaskan bahwa, pengendali peredaran narkoba tersebut diketahui bernama Rusmanto yang menggunakan telepon satelit dengan kode akses 0280.

 

Pengendalian peredaran dilakukan dengan sangat rapi, kata dia, yakni dengan memerintahkan seseorang untuk mengambil barang di salah satu tempat di Cilacap, untuk diberikan kepada pemesannya. (*)



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
«MulaiSebelumnya121122123124125126127128129SelanjutnyaAkhir»