Agu
01
2014
Today

Cuaca Cilacap 21-7-2014

Hujan
Suhu : 24-310C
Angin : 5-27 km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Dua Perawat Susul Dokter Rejani Jadi Tersangka
Oleh Wagino   
Senin, 19 Maret 2012 19:22

CILACAP, (CIMED) – Dua perawat NL & DS akhirnya menyusul jejak dokter Rejani Djalal (RD). Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cilacap akhirnya menetapkan dua perawat asisten dokter RD sebagai tersangka dalam kasus praktik aborsi ilegal. Sebelumnya dokter RD dan pasien DH bersama empat orang lainnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tadi malam kita tetapkan dua tersangka baru, mereka adalah perawat yang bekerja pada dokter Rejani Djalal dengan inisial NL dan DS,” kata Kapolres Cilacap AKPB Rudi Darmoko melalui Kasat Reskrim AKP Guntur Saputro, Senin (19/3/2012).

Meski statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, kata Guntur, dua perawat tersebut belum ditahan karena masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik kepolisian.

Dengan tambahan dua tersangka baru, penyidik sudah menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan praktik aborsi ilegal di rumah praktek dokter RD.

“Saat ini penyidik sudah menetapkan delapan tersangka dari sebelumnya enam tersangka,” terang Guntur.

Polisi Lakukakan Pembantaran Terhadap Tersangka RD dan DH

Rahim atau kandungan DH (19) tersangka dalam kasus aborsi ilegal dinyatakan masih bermasalah, sehingga tersangka harus memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit. Sedang jantung Dokter RD tersangka dalam kasus aborsi ilegal lainnya juga dinyatakan bermasalah sehingga yang bersangkutan harus dirawat intensif.

“Terkait hal itu, maka kami akan melakukan pembantaran terhadap kedua tersangka," kata Kasat Reskrim.

Sementara empat tersangka lainnya, yakni HRK, SM, AJ, dan NK telah ditahan di ruang tahanan Mapolres Cilacap.

Menurutnya, pembantaran merupakan penahanan yang dilakukan kepada tersangka yang sakit dan perlu dirawat inap di rumah sakit.

“Pemeriksaan terhadap dua tersangka ini akan dilakukan setelah keduanya cukup sehat,” ujarnya.

Untuk merawat tersangka DH, Polres Cilacap tengah berkonsultasi dengan RSUD Cilacap dan RSI Fatimah. Namun kemudian, DH yang sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap pascavisum atas tindakan aborsi yang dilakukan dokter RD, dipindahkan ke Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC) sejak Sabtu (17/3/2012) untuk mempermudah pengamanan oleh kepolisian.

Sedang tersangka dokter RD hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di RSPC. Dokter itu dilarikan ke rumah sakit, beberapa jam setelah dia dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus aborsi ilegal, Jum’at (16/3/2012) pagi. Diperoleh keterangan, pada tahun 2003, dokter itu juga pernah mengalami sakit jantung yang berujung dengan dipasangi ring untuk melancarkan kembali aliran darah ke jantungnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Comments 

 
-2 #1 melasi 2012-03-20 10:25
aku melu melaS MARING DR REJANI JALAL.... semoga mendapat ampunan...
Quote
 

Posting komentar anda