Okt
23
2014
Today

Cuaca Cilacap 3-9-2014

Cerah
Suhu : 22-280C
Angin : 5-27 km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Kewalahan, Kejari Cilacap Minta Tambahan 5 Jaksa
Oleh Wagino   
Selasa, 20 Maret 2012 15:00

CILACAP, (CIMED) – Minimnya sumber daya manusia menjadi salah satu kendala Kejaksaan Negeri Cilacap dalam menangani perkara tindak pidana khusus (Pidsus) dan pidana umum (Pidum). Tak heran jika sejumlah kasus tindak pidana korupsi (tipikor) pun mengendap. Untuk mengatasinya, Kejari Cilacap meminta tambahan jaksa kepada Kejati Jawa Tengah.

“Kami sudah minta tambahan 5 orang tenaga jaksa ke Kejati Jateng. Permintaan sudah kami sampaikan kira-kira satu bulan lalu. Tapi apakah nanti dikabulkan atau tidak yang penting sudah diusulkan. Mudah-mudahan tahun ini sudah ada tambahan jaksa,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilacap Edyward Kabah, Senin (19/3/2012).

Selain tambahan jaksa, lembaga yang dipimpinnya juga minta tambahan pegawai. Karena kebetulan tahun ini ada beberapa pegawai akan pensiun.

“Kalau tidak kita usulkan kan Kejati dan Kejagung tidak tahu apa yang kita butuhkan,” tandasnya.

Edyward mengakui, aparat Kejari Cilacap harus bekerja ekstra keras menangani tumpukan berkas kasus. Jumlah jaksa di Kejari Cilacap hanya 11 orang. Sementara itu, setiap bulan, sedikitnya ada 60 perkara pidana umum yang masuk.

“Belum lagi kasus-kasus korupsi,” katanya.

Sejak persidangan kasus korupsi dilakukan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Semarang pertengahan 2011 lalu, kini penanganan korupsi menjadi lebih memakan energi.

Menurutnya, saat ini ada 10 kasus korupsi yang melibatkan pejabat di Cilacap. Sebut saja, kasus korupsi Pasar Sampang, kasus pungutan pengangkatan Sekdes, kasus pengadaan lahan PLTU Bunton dan proyek padat karya Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Tarnsmigrasi.

Kajari menyatakan, semua kasus korupsi adalah prioritas. Namun dengan keterbatasan tenaga, tentu ada kasus korupsi yang didahulukan penanganannya.

“Kita targetkan pada bulan Mei sudah ada perkara yang dilimpahkan ke pengadilan,” pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda