Agu
14
2020
Today
Cuaca Cilacap 03-08-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Edan, Gadis 14 Tahun Digilir Mantan Kekasihnya Dan Tiga Temannya
Oleh Wagino   
Selasa, 24 Juni 2014 21:39

CILACAP, (CIMED) - Seorang gadis remaja berusia 14 tahun inisial IPS, warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu menjadi pelampiasan nafsu bejat mantan pacar dan ketiga temannya selama tiga hari tiga malam. Parahnya, sebelum digilir korban dicekoki minuman keras (miras) jenis ciu hingga akhirnya tak sadarkan diri. Satu dari empat pelaku kini diamankan polisi setelah buron hampir 8 bulan.

 


Pelaku yang diamankan adalah HP (23), warga Desa Kunci RT 01 RW 06, Kecamatan Sidareja, yang tidak lain merupakan mantan kekasih IPS. Pelaku lainnya, ER, EN dan R masih dalam pencarian (DPO). Diperkirakan saat ini ketiga pelaku lari ke Bandung.

Kapolres Cilacap AKBP Andry Triaspoetra, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin Husnul Aqif, menjelaskan kasus pencabulan tersebut merupakan kasus lama, namun pelaku baru tertangkap.

"Kasus tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 pada 30 September 2013. Satu pelaku berhasil ditangkap, sedang tiga pelaku lainnya masih DPO," jelas Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Malik Fahrin Husnul Aqif, Selasa (24/6/2014).

Awalnya, pada hari Senin 30 September 2013 korban pergi dari rumah tanpa pamit. Karena sudah tiga hari tidak kunjung pulang, kakak korban mencari keberadaan IPS. Setelah dicari dengan menanyakan kepada teman-teman korban kakak korban menemukan IPS di rumah R. Saat ditemukan, korban dalam keadaan lemas.

"Setelah ditanya oleh kakaknya, korban kemudian membeberkan apa yang telah dialaminya. Setelah itu, kakak korban melaporkan kejadian yang telah dialami IPS kepada polisi," ungkapnya.

Menurut pengakuan korban, kata Kasat Reskrim, sebelum digagahi korban IPS dipaksa meminum miras jenis ciu. Kasat Reskrim meminta kepada ketiga pelaku lainnya agar segera menyerahkan diri.

Sementara itu, tersangka HP menuturkan awalnya dirinya menjalin asmara dengan korban. Namun kemudian putus ditengah jalan atas permintaan kekasihnya. Tidak lama setelah hubungan putus, teman HP yang berinisial EG meminta nomor telpon genggam korban. Dari situlah kemudian tersangka EG berkenalan dengan korban hingga akhirnya janjian ketemu di rumah tersangka R di Desa Sudagaran, Kecamatan Sidareja.

Ketika ketemu, ternyata EG sudah bersama dengan dua rekannya EN dan R. Kemudian EG berinisiatif membeli miras jenis ciu. Oleh ketiga tersangka, korban dipaksa menenggak miras itu hingga tak sadarkan diri. Saat itulah, ketiga tersangka kemudian menyetubuhi korban IPS secara bergantian selama tiga hari tiga malam. Pada hari ketiga, HP datang ke rumah R. Namun bukannya memberi pertolongan, justru malah ikut menggagahi korban hingga tiga kali.

Usai kejadian tersebut, HP bersama tiga rekannya melarikan diri ke Jakarta. Di Jakarta, tersangka HP kerja di toko keramik sementara ketiga rekannya diam dikontrakan. Selang seminggu kemudian, setelah pulang pulang kerja HP mendapati ketiga rekannya sudah tidak ada di kontrakan dan hilang kontak sampai sekarang. Ketiganya diperkirakan melarikan diri ke Bandung.

Sementara ketiga temannya menghilang, sekitar bulan Mei 2014 terangka HP pulang kampung ke Desa Kunci hingga akhirnya ditangkap polisi. Kini tersangka HP mendekam di kamar tahan Mapolres Cilacap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.