Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Pura Pura Minta Diantar, Pembeli Sikat Motor Penjual Martabak
Oleh Wagino   
Senin, 23 Nopember 2015 18:16

CILACAP, (CIMED) - Modus pelaku kejahatan dalam memperdayai korbannya semakin beragam. Seperti yang dialami Daud Rian Satriyono (21), warga Desa Buniwah RT 01 RW 03 Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Penjual martabak yang biasa mangkal di Jalan Raya Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap ini menjadi korban penipuan sepeda motor oleh orang yang pura-pura sebagai pembeli.
Peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya Ahmad Zaenudin sedang berjualan martabak di Jalan Raya Tritih Lor, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Sabtu (21/11/2015) sore. Sekitar pukul 15.50 WIB pelaku datang ke tempat korban dengan alasan akan membayar martabak yang dipesan pada malam sebelumnya. Meski hendak membayar, saat itu pelaku mengaku lupa membawa uang.

Saat itu juga korban Daud menyuruh rekannya Ahmad Zaenudin untuk mengantar pelaku mengambil uang di rumah pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro milik Daud. Ahmad pun segera memboncengkan pelaku untuk diantar ke rumahnya. Setibanya di Jalan Kemuning, Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap pelaku menghentikan sepeda motor tersebut karena kawan pelaku sudah menunggu di lokasi itu.

Pelaku lalu turun dan menemui temannya yang sudah menunggu. Tak lama kemudian pelaku menyuruh Ahmad untuk membeli rokok. Tanpa curiga Ahmad pun menuruti permintaan pelaku. Namun setelah Ahmad bergegas menuju warung, pelaku bersama temannya langsung membawa kabur sepeda motor milik Daud itu.Mengetahui sepeda motor milik Daud dibawa pelaku, Ahmad tak bias berbuat banyak. Ia lantas kembali ke lapak martabak dan memberitahukan kejadian tersebut ke Daud. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jeruklegi.

Kasubbag Humas Polres Cilacap, AKP R. Bintoro Wasono membenarkan peristiwa penipuan atau penggelapan itu. Kasusnya kini sedang ditangani Unit Reskrim Polsek Jerukelgi. Dugaan sementara peristiwa itu terjadi karena Ahmad kurang waspada pada waktu pelaku menyuruh  membeli rokok sehingga sepeda motor dibawa kabur pelaku. Akibat kejadian tersebut Daud menderita kerugian Rp 15 juta.