Okt
20
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Bobol Toko, Mantan Karyawan Ditangkap Gara-Gara Sandal dan Topi Tertinggal
Oleh Wagino   
Selasa, 03 Oktober 2017 08:39

MAJENANG, (CIMED) - Hidup foya-foya selama dua bulan dari hasil curian, BR alias Yanto (22) akhirnya terhenti. Pasalnya, warga Dusun Bangun sari  Desa Pahonjean Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap ini dicokok jajaran Kepolisian Sektor Majenang Polres Cilacap. Ia ditangkap gara-gara sandal dan topi yang digunakan saat menjalankan aksinya tertinggal di toko pakan hewan Majenang.


"Kasus pencurian ini terungkap setelah melalui proses penyelidikan selama hampir dua bulan. Pelaku ditangkap di rumahnya pada Sabtu (30/9/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB," kata Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto melalui Kapolsek Majenang AKP Fuad, Senin (2/10/2017).

Fuad mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku atas dasar laporan dari Wito (53). Warga Desa Sindangsari Majenang ini melaporkan Toko HOBBI PS (Poultry Shop) yang menyedikan pakan hewan piaraan miliknya yang berada di Jalan Pramuka No. 82 RT 004 RW 003 Desa Sindangsari Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap di bobol pencuri.

"Kejadian tersebut pertama kali diketahui pada hari Sabtu tanggal 12 Agustus 2017 sekira pukul 18.00 WIB oleh Buryanto (45) tetangga korban. Saat itu saksi melihat ada seseorang yang melompat pagar toko yang bersebelahan dengan rumah korban," ungkapnya.

Setelah korban mengecek kedalam toko, lanjut Kapolsek, didapati laci yang ada di meja kasir  toko sudah dalam keadaan terbuka. Sementara uang hasil penjualan dagangannya yang ditaruh di dalam laci tersebut sejumlah Rp 25 juta sudah tidak ada.

“Diduga pelaku mengambil uang dengan cara melompat pagar dan masuk kedalam toko melalui atap,” beber Fuad.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara petugas berhasil menemukan sepasang sandal warna hitam kombinasi warna oranye dan sebuah buah topi warna hitam yang pada bagian depan bertuliskan HOAX. Diduga barang tersebut milik pelaku yang tertinggal di dalam toko.

“Dari barang bukti tersebut akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku, ” terangnya.

Disebutkan, pelaku merupakan mantan pegawai toko yang belum lama dikeluarkan oleh korban sehingga tahu persis situasi toko dan tempat menyimpan uang hasil penjualan pakan hewan piaraan milik mantan majikannya.

"Dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui bahwa uang hasil kejahatannya sudah habis berfoya foya serta untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan sisanya diberikan kepada pelaku yang masih buron. Pelaku yang masih dalam pengejaran sudah dikethaui identitasnya," urainya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda