Nov
21
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Dua Penjual Togel Digaruk Polisi, Satu Diantaranya Perempuan Paruh Baya
Oleh Wagino   
Jumat, 27 Oktober 2017 11:09

JERUKLEGI, (CIMED) - Aparat Kepolisian Sektor Jeruklegi Polres Cilacap berhasil mengungkap kasus perjudian yang meresahkan masyarakat setempat. Petugas berhasil menangkap dua pelaku yang kedapatan tengah menjual kupon judi jenis toto gelap (Togel) Shanghai. Satu diantaranya adalah perempuan paruh baya.


Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Jeruklegi AKP Sugeng Hartono menjelaskan, kedua pelaku yang ditangkap adalah ST alias Tri (61), warga Jalan Cempaka Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi dan DS alias Sebo (32) warga Jalan Cikembulan Desa Jeruklegi Kulon Kecamatan Jeruklegi.

"Mereka ditangkap karena kedapatan menjualkupon judi jenis togel Shanghai untuk mengeruk keuntungan. Keduanya ditangkap pada Selasa (24/10/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB di rumah pelaku ST," jelas Kapolsek Jeruklegi, Jumat (27/10/2017).

Kapolsek mengungkapkan, kasus tersebut terungkap berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan adanya penjualan judi togel jenis Shanghai yang dilakukan oleh pelaku Tri di rumahnya. Dari informasi tersbut petugas berhasil menangkap pelaku Tri yang bertugas sebagai pengecer. Saat petugas datang, perempuan paruh baya itu sedang merekap hasil penjulan judi togel.

"Dari keterangan Tri didapat bahwa uang hasil penjualan tersebut akan disetorkan kepada pelaku DS alias Sebo dengan cara diambil langsung kerumah pelaku. Dan akhirnya petugas berhasil menangkap DS selaku pengepul yang saat itu datang hendak menarik uang hasil penjual kupon di rumah Tri," ungkapnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 609.000 hasil penjualan kupon togel dan sejumlah kertas rekapan.

Kepada polisi Tri mengaku melayani pembeli togel jenis Shanghai dengan cara pembeli datang langsung ke rumah.  Setelah direkap, uang hasil penjualan tersebut disetorkan kepada DS selaku pengepul.

Kini keduanya sudah meringkuk dibalik jeruji ruang tahanan Polres Cilacap. Keduanya dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda