Nov
17
2019
Today
Cuaca Cilacap 09-08-2019

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Terdesak Ekonomi, Sopir Mobil Box Nekat Gelapkan Barang
Oleh Wagino   
Kamis, 29 Agustus 2019 11:25

CILACAP, (CIMED) - Dua sopir mobil box pengangkut barang milik gudang retail nekat mengambil dan menjual barang-barang yang seharusnya dikirim ke toko retail penerima. Aksi nekat ini dilakukan lantaran upah sebagai sopir tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.


Penggelapan barang-barang berupa kebutuhan sehari-hari seperti sabun, sampo, pasta gigi dan kebutuhan rumah tangga lainnya telah berlangsung selama tiga bulan. Aksi terhenti setelah tersangka kepergok sedang menurunkan dan menjual barang hasil penggelapan di sebuah rumah warga di Desa Wlahar, Kecamatan Adipala, Cilacap beberapa waktu lalu.

Kedua tersangka adalah Kurniawan (32) warga Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap dan Arifin (32) warga Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, Banyumas.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengatakan, tersangka adalah sopir mobil box pengantar barang dari gudang retail ke toko retail. Mereka menjalankan aksinya selama tiga bulan, mulai Juni, Juli dan Agustus.

"Mereka menggelapkan barang-barang kebutuhan sehari-hari yang seharusnya dikirim ke toko retail. Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan manajemen toko retail dimana setiap pengiriman selalu ada barang yang kurang. Tersangka melakukan lebih dari sepuluh kali," kata Kasat Reskrim, Kamis (29/8).

Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh manajemen dengan membututi sopir box yang diduga menjual barang milik gudang retail. Tersangka kedapatan menurunkan barang di Desa Wlahar Kecamatan Adipala.

Disebutkan, modusnya pada saat pengiriman barang dari gudang ke toko retail, sebelum sampai ke tempat tujuan sebagian barang-barang diambil untuk dijual oleh tersangka.

"Cara masuk ke dalam box, tersangka memodifikasi kunci pintu samping dengan baut. Kemudian barang-barang diambil dan dijual," bebernya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Satreskrim Polres Cilacap. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjut dengan meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan faktur-faktur pengiriman barang. Selanjutnya kedua tersangka ditangkap.

"Barang-barang yang dijual tersangka nilanya mencapai Rp 60 juta," katanya.

Kedua tersangka dijerat pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman lima tahun penjara.

Sementara tersangka Kurniawan mengaku bekerja sebagai sopir mobil box pengantar barang ke toko retail. Dirinya nekat menggelapkan barang-barang tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi keluarga. Karena upah yang diterima tidak cukup.

Terkait modifikasi pintu samping dilakukan tak lama setelah mobil tersebut mengalami kerusakan akibat kecelakaan.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda