Des
15
2019
Today
Cuaca Cilacap 09-08-2019

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Pemiliknya Jadi Tersangka
Oleh Wagino   
Senin, 02 September 2019 12:01

CILACAP, (CIMED) - Meski eks lokalisasi Kampung Baru yang berada di Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan sudah resmi ditutup sejak lama, masih saja ada yang nekat membuka praktik prostitusi. Pelakunya membuka praktik itu dengan cara terselubung.
Namun praktik terselubung itu terungkap pasca kejadian salah satu pelanggan tewas mendadak usai berhubungan intim dengan salah satu pekerja seks komersial (PSK). Pemilik rumah yang menyediakan tempat diamankan dan dtetapkan sebagai tersangka.

Pmilik rumah itu ada YR (62), warga Jalan Teri RT 08 RW 13 Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Gandiarso Sukahar didampingi Kapolsek Cilacap Selatan AKP Bambang Irmanto mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat bahwa masih ada tempat tinggal yang dijadikan tempat untuk praktik prostitusi.

"Ini sangat meresahkan warga masyarakat di sekitar TKP. Laporan tersebut direspon oleh Unit Reskrim Polsek Cilacap Selatan dengan melakukan penyelidikan ke TKP. Dari hasil penyelidikan mendapati bukti-bukti yang cukup, sehingga pemilik rumah inisial YR yang diduga menyediakan tempat untuk praktik prostitusi diamankan berikut barang bukti uang," kata Kasat Reskrim, Senin (2/9/2019).

Disebutkan, tersangka YR sudah lama menyediakan tempat untuk praktik prostitusi. Padahal eks lokalisasi tersebut sudah lama ditutup.

"Terkait apakah yang bersangkutan sekaligus berperan sebagai mucikari, akan kita dalami. Yang pasti yang bersangkutan sudah lama menjalankan praktik prostitusi tersebut. Dirinya mendapat uang dari sewa tempat para pelanggan," ungkap AKP Onkoseno.

Kepada petugas tersangka YR mengatakan, jika lokalisasi Kampung Baru sudah lama tutup. Pada saat kejadian, kata dia, kebetulan mbak iparnya datang membawa teman laki-laki.

"Rumah ada dua kamar. Itu sudah lama tutup," kata laki-laki yang mengaku sebagai nelayan ini.

Namun, tewasnya salah satu pelanggan di salah satu kamar rumahnya pada Kamis (29/8) siang menjadi bukti polisi bahwa dirinya masih menjalankan praktik prostitusi dengan menyediakan tempat.

Tersangka YR bakal dijerat pasal 296 KUHP tentang prostitusi dengan ancaman pidana paling lama satu tahun empat bulan.  

Seperti diketahui, S (57), warga Jalan Penyu RT 04 RW 11 Kelurahan Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap ditemukan tewas mendadak usai berhubungan intim dengan PSK di rumah YR pada Kamis (29/8) lalu.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda