Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Polres Cilacap Gelar Reka Ulang Kasus Sodomi
Oleh Wagino   
Kamis, 13 Agustus 2020 13:59

CILACAP, (CIMED) - Penyidik Polres Cilacap telah melimpahkan berkas perkara tahap pertama kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan tersangka K alias Ceming. Untuk melengkapi berkas perkara kasus sodomi dengan jumlah korban lebih dari 30 orang anak tersebut tim penyidik menggelar reka ulang bersama jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cilacap, Kamis (13/8/2020).


Reka ulang yang digelar di komplek Polsek Cilacap Selatan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolres Cilacap, Kasat Reskrim, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Cilacap beserta jaksa penuntut umum dan penasihat hukum tersangka K alias Ceming.

Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantien Baba menjelaskan, pihaknya menggelar reka ulang kasus pencabulan dengan tersangka K alias Ceming setelah berkoordinasi dengan JPU Kejari Cilacap yang berkas perkaranya telah dilimpahkan tahap pertama.

"Reka ulang ini untuk mendapatkan gambaran jelas, per detik, per menit, per adegan. Sehingga pelaksanaan nanti untuk kepentingan penyidikan perkara hingga penuntutan bisa berjalan tanpa hambatan," kata Kasat Reskrim, Kamis (13/8/2020).

Disebutkan, pelaksanaan rekontruksi dilaksanakan di Polsek Cilacap Selatan dengan melihat dan mempertimbangkan terkait situasi dan kondisi tahanan, lingkungan yang paling tidak mendekati aslinya.

"Reka ulang sebanyak 35 adegan di empat lokasi adegan yang dilakukan tersangka terhadap lima korban," ungkapnya.

Dia menegaskan, tujuan penegakkan hukum kasus ini adalah memberikan gambaran kepada masyarakat untuk lebih hat-hati memperhatikan setiap tindak tanduk putra-putrinya di luar rumah. Sehingga tahu perkembangan mental, perkembangan terkait emosi anak.

"Sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini di Kabupaten Cilacap," tegasnya.

Disinggung mengenai jumlah korban lebih dari 30 anak, Kasat Reskrim,mengatakan saat ini reka ulang untuk lima korban yang telah melapor ke Polsek Cipari.

"Namun, faktanya nanti juga akan menyusul. Akan kami sampaikan bila sudah ada laporan resmi," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pidum Kejari Cilacap Tomymy Untung Setiawan mengatakan, fungsi berita acara rekonstruksi terhadap perkara pencabulan terhadap anak dibawah umur ini untuk mendapat pemahaman yang sama terhadap rangkaian perbuatan yang dilakukan oleh tersangka. Mengingat korban yang dilakukan tersangka adalah anak dibawah umur yang jumlahnya cukup banyak, lebih dari 30 anak yang dilakukan di beberapa lokasi kejadian. Dan kasus tersebut cukup mendapat sorotan.

"Sehingga diharapkan dengan adanya rekonstruksi ini antara penyidik, penuntut umum dan penasehat hukum sudah mendapatkan gambaran yang sama atas perbuatan yang dilakukan tersangka. Sehingga nanti mempermudah proses penuntutan di persidangan.

Tommy juga berharap kegiatan seperti ini, kedepan untuk perkara-perkara yang membutuhkan pembuktian dan menjadi sorotan bisa dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, K alias Ceming, seorang laki-laki berusia 31 tahun, warga Desa Segaralangu, Kecamatan Cipari harus berurusan dengan polisi. Dirinya diduga telah melakukan sodomi terhadap sedikitnya 30 anak yang berusia di bawah umur di desanya. Ironisnya, aksi bejat dilakukan pelaku sejak 2018 hingga Juni 2020 lalu.

Terungkapnya kasus pencabulan terhadap puluhan korban yang masih anak-anak ini setelah ada pengakuan dari bocah yang disodomi pelaku. Pelaku menjalankan aksinya di sejumlah tempat berbeda. Diantaranya, di areal hutan pinus milik Perhutani, kamar pelaku dan di belakang beberapa rumah warga.