Agu
14
2020
Today
Cuaca Cilacap 03-08-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Purbalingga Ikuti Program Green City
Oleh Wagino   
Senin, 14 Nopember 2011 19:08

PURBALINGGA, (CIMED) – Kabupaten Purbalingga ditetapkan mengikuti Program Green City atau Program Peningkatan dan Pengembangan Kota Hijau (P2KH). Program ini difasilitasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Program itu dilaksanakan dalam rangka penerapan tata ruang nasional yang salah satunya menyangkut pengembangan kota hijau.

“Bagi Purbalingga, ini merupakan hal yang cukup prestisius. Karena dari 500 kota yang ada, hanya 60 kota yang berhak diikutsaertakan dalam program tersebut. Termasuk salah satunya kota Purbalingga,” ungkap Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko, Selasa (14/11/2011).

Menurut Bupati, keikutsertaan Purbalingga dalam program green city karena Purbalingga dipandang punya kesanggupan dalam mewujudkan kota hijau.  Bupati yang hadir langsung di Jakarta pada Senin-Selasa (7-8/11) lalu, sempat di verifikasi oleh kementerian PU berkaitan dengan kesanggupan itu.

“Pertama-tama kita kembangkan untuk kota Purbalingga sebagai ibu kota kabupaten. Tetapi kedepan, akan dikembangkan juga pada kota-kota kecamatan. Sehingga para camat harus mengembangkan kota hijau di ibu kota kecamatan masing-masing,” katanya.

Untuk menjadi green city, lanjut Bupati, kota Purbalingga harus menjadi kota yang hijau, teduh dan rindang. Seluruh wilayah kota, harus memiliki banyak tanaman. Tetapi tidak sekedar ditumbuhi rumput, namun harus tertata rapi dan menimbulkan kesejukan.

”Untuk menjadi kota hijau, pertama-tama harus hijau dan rindang. Artinya kota kita harus penuh tanaman yang tertata rapi,” tandas Bupati.

Adanya program green city, menurut Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Purbalingga Ichda Masrianto, sejalan dengan keinginan Purbalingga mempertahankan piala Adipura. Apalagi, kata ichda, penilaian Adipura kedepan tidak hanya mengandalkan kebersihan dan keindahan kota saja, namun sudah mulai menilai unsur keteduhan kota.

”Program Adipura sedang direvitalisasi menuju ekologikal city. Yaitu kota yang lebih memperhatikan keseimbangan ekosistem,” katanya.