Agu
14
2020
Today
Cuaca Cilacap 03-08-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Rayakan Tahun Baru, Arno Buat Terompet Raksasa
Oleh Wagino   
Jumat, 30 Desember 2011 18:03

PURWOKERTO, (CIMED) – Banyak cara dilakukan orang menyambut pergantian tahun baru. Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Sokanegara, Purwokerto, menyambut Tahun Baru 2012 membuat terompet raksasa dengan panjang 5 meter, Jum’at (30/12/2011). Rencananya terompet dengan motif batik tersebut akan dibunyikan pada saat pergantian tahun baru di alun-alun kota Purwokerto.

Adalah Arno Suprapto, warga Kelurahan Sokanegara, Purwokerto, Banyumas yang membuat terompet raksasa untuk menyambut pergantian tahun. Ia dengan dibantu dua rekannya sengaja membuat terompet dengan ukuran tidak lazim. Tak tanggung-tangung terompet itu memiliki panjang 5 meter dengan diameter lubang depan 1,5 meter dan lubang belakang 75 sentimeter.

Menurutnya, untuk menyelesaikan terompet raksasanya dibutuhkan waktu selama kurang lebih tiga hari. Pengerjaanya dilakukan di halaman depan rumahnya sendiri.

Dia menyebutkan, bahan baku yang digunakan untuk membuat terompet antara lain 20 batang bamboo, 400 lembar kertas semen, 5 kilogram kawat serta 5 kilogram lem. Untuk memenuhi seluruh kebutuhan bahan ia merogoh kocek sendiri.

Sebelum ditutup dengan kain batik, terompet dengan rangka bamboo ini dilapisi dengan kertas berwarna merah, kertas semen dan kain bermotif batik. Untuk melapisi terompet sepanjang 5 meter ini, Arno menghabiskan 21 lembar kertas motif batik serta kain batik sepanjang 16 meter.

Setelah jadi, untuk membunyikan terompet, Arno terpaksa harus menggunakan sebuah pompa yang dihubungkan pada terompet kecil. Angin inilah yang bila dipompakan ke dalam terompet besar, sehingga akan mengeluarkan bunyi. Tak heran dengan besarnya terompet bunyinya pun terdengar sangat kencang.

Arno menuturkan, membuat terompet raksasa ini tidak lain sebagai kepuasan tersendiri. Selain itu sebagai wujud untuk mempertahankan budaya bangsa. Diharapkan bangsa indonesia pada tahun 2012 akan lebih sempurna layaknya suara terompet buatanya.

Rencananya, terompet buatan Arno ini akan dibunyikan pada saat malam pergantian tahun baru di alun-alun kota Purwokerto besok malam.