Sep
18
2014
Today

Cuaca Cilacap 3-9-2014

Cerah
Suhu : 22-280C
Angin : 5-27 km/jam
Cuaca Maritim KLIK Disini

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Cedera, Taryono Tak Perkuat PSCS Saat Laga Kontra Persik Cetak E-mail
Oleh Wagino   
Selasa, 03 April 2012 17:43

CILACAP, (CIMED) – Barisan depan PSCS Cilacap diperkirakan bakal kurang menggigit justru saat harus menjalani pertandingan di kandang Persik Kediri, di leg 2 Piala Indonesia Rabu (4/4/2012) besok. Pasalnya salah satu striker andalannya, Taryono mengalami cedera tangan kiri, sehingga tidak diberangkatkan untuk memperkuat skuad PSCS ke Kediri.

Pemegang ban kapten skuad PSCS itu mengalami cedera tangan kiri saat menjamu PSIR Rembang pada lanjutan kompetisi Divisi Utama LPIS di Stadion Wijayakusuma, Minggu (1/4/2012).

“Ini memang kerugian besar bagi kami, Taryono tidak bisa dibawa ke Kediri karena cedera,” ungkap pelatih PSCS Cilacap Gatot Barnowo.

Namun demikian, Gatot sudah menyiapkan pengganti Taryono.

“Kita punya stok empat striker, sekarang tinggal tiga. Mudah-mudahan ketiga-tiganya ini bisa dimaksimalkan,” tandasnya.

Selain Taryono, barisan depan PSCS dipercayakan kepada striker asal Kamerun, Roger Batoum. Kemudian Indra Gunawan dan juga Sunari.

Rombongan skuad PSCS berangkat ke Kediri pada Minggu (1/4/2012) malam usai melakoni laga perdana putaran kedua kompetisi Divisi Utama LPIS menjamu PSIR Rembang.

Pada leg 1 Piala Indonesia di Stadion Wijayakusuma (27/03/2012), PSCS unggul 2-1 atas Persik. Dengan modal kemenangan itu tim asuhan Gatot hanya membutuhkan hasil seri agar bisa melaju ke babak selanjutnya.

“Kita mentargetkan hasil maksimal. Saya punya obsesi untuk bisa membawa tim level satu untuk bisa datang ke Cilacap,” ujarnya.

Disinggung mengenai penyelesaian buruk timnya pada dua laga pembuka, Gatot tidak mengelak.

“Ya, ini memang menjadi PR bagi kami untuk menggeber para pemain agar lebih berani sehingga tidak canggung lagi,” pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda