Atlet Peraih Medali Porprov Terima Bonus Cetak
Oleh Wagino   
Selasa, 19 Nopember 2013 20:17

CILACAP, (CIMED) – Atlet peraih medali pada Porprov Jawa Tengah 2013 di Banyumas akhirnya meraih bonus dari KONI dan tali asih dari Bupati Cilacap. Bonus dan tali asih diserahkan di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Selasa (19/11/2013).


Ketua KONI Kabupaten Cilacap Didik Rahmadi mengatakan, bonus diberikan kepada atlet peraih medali. Adapun nilai bonus yang diberikan masing-masing Rp 20 juta untuk atlet peraih medali emas, untuk peraih medali perak mendapat Rp 10 juta dan peraih medali perunggu menerima Rp 7,5 juta.

“Nilai bonus tersebut untuk atlet perseorangan, sedangkan untuk beregu maupun ganda nilainya berbeda,” terang Didik.

Selain bonus dari KONI, lanjutnya, khusus atlet peraih medali emas juga mendapat tambahan bonus berupa tali asih dari Bupati Cilacap.

“Bonus tambahan dari Bupati Cilacap sebesar Rp 5 juta untuk perseroangan. Sedangkan peraih medali emas nomor beregu atau ganda menyesuaikan,” bebernya.

Bonus juga diberikan untuk para pelatih yang nilainya 25 persen dari bonus yang diterima altet.

Diakui Didik, pada Porprov di Banyumas kontingen Cilacap gagal memenuhi target masuk 10 besar karena hanya menduduki peringkat 17 dengan perolehan 10 emas, 20 perak dan 33 perunggu. 10 medali emas disumbang dari cabang panah, dayung dan golf masing-masing dua medali emas. Sementara cabang tennis, tenis meja, menembak dan selam masing-masing menyumbangkan satu emas. Pada Porprov sebelumnya yang digelar di Solo tahun 2009, kontingen Cilacap menduduki peringkat 12 dengan perolehan 14 medali emas, 17 perak dan 19 perunggu.

Ia mengungkapkan, berdasarkan evaluasi ada beberapa factor yang mempengaruhi perolehan medali tersebut antara lain dari aspek “Kenali dirimu, musuhmu dan medanmu” kontingen Cilacap kurang baik dalam pengenalan tersebut.

“Faktor kedua, beberapa daerah lain menerjunkan atlet PON yang kemampuannya diatas rata-rata atlet Porprov. Sedangkan kita berkomitmen tidak beli atlet. Selain itu di beberapa pertandingan masih terjadi kurang fair yang dilakukan oleh wasit,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hasil yang diraih pada Porprov di Banyumas menjadi pelajaran yang berharga, tidak perlu mencari kambing hitam.

“Apabila dilihat dari sisi tanggung jawab, itu semua merupakan kekurangan kami,” pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP