Des
12
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
642 Atlet Ikut Pospeda Cilacap Cetak
Oleh Wagino   
Selasa, 24 Mei 2016 18:36

CILACAP, (CIMED) - Sebanyak 642 santriwan dan santriwati dari 16 Ponpes se-Cilacap ikut ambil mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) tingkat kabupaten Cilacap.
Ketua Pospeda yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, menjelaskan, Pospeda bertujuan untuk membangun SDM Indonesia yang beriman, bertaqwa, sehat jasmani dan rohani.

"Disamping itu meningkatkan budaya berolahraga dan seni yang bernuansa Islami dalam rangka membina khasanah olahraga dan seni budaya bangsa. Sekaligus untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah di kalangan santri," jelas Sadmoko saat laporan pembukaan Pospeda di Pendapa Wijayakusuma Sakti Cilacap, Selasa (24/5/2016).

Disebutkan, Pospeda berlangsung sehari melibatkan 642 atlet dan 161 offisial dari 16 pondok Pesantren se-Kabupaten Cilacap.

"Ada 22 cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan dalam Pospeda ini," paparnya.

Sadmoko merinci, cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan antara lain, atletik, bulu tangkis, tennis meja, bola voli, pencak silat, futsal, sepak takraw, senam santri, seni musik, fotograsi Islami, hadroh, kaligrafi, seni lukis Islami, film pendek dokumenter, seni teater, stand up comedy, cipta puisi, fashion islami dan seni kriya. Serta pidato dalam tiga bahasa yakni bahasa Indonesia, Arab dan Bahasa Inggris.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang membuka Pospeda mengatakan, kegiatan pospeda ini sangat positif. Karena selain untuk meningkatkan silaturahim persatuan dan kesatuan antara sesama santri pondok pesantren, sekaligus untuk menguji kemampuan dan prestasi para santri ponpes se-Kabupaten Cilacap dibidang olahraga dan seni.

"Kegiatan olahraga dan seni memiliki peran yang penting dalam menjawab tantangan masa depan. Karena olahraga dan seni merupakan media yang efektif bagi pembentukan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas," kata Bupati, kemarin.

Berbicara seni, Bupati mengajak, untuk menanamkan kepedulian dan kecintaan yang tinggi terhadap budaya lokal kepada semua elemen masyarakat, termasuk dilingkungan pondok pesantren.

"Karena dalam kebudayaan terkandung nilai-nilai kebaikan yang dapat kita wariskan kepada anak cucu. Terlebih dalam era globalisasi ini pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma masyarakat, semakin gencar mempengaruhi kehidupan masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, Tatto menambahkan, pondok pesantren sebagai institusi pendidikan dan pelestari budaya harus mampu mempersiapkan santri yang berpegang teguh pada identitas budaya lokal dan tidak terpengaruh oleh budaya global yang bisa merusak karakter bangsa.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda