Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Musim Liburan, Perahu Wisata Di Teluk Penyu Ketiban Rejeki
Oleh Dwi Yoga Ratri Wibowo   
Sabtu, 03 Juli 2010 16:09

CILACAP, (Cimed) - Musim liburan telah tiba. Banyak murid-murid sekolah berlibur baik bersama teman atau keluarganya. Tak terkecuali di obyek wisata Teluk Penyu dan Benteng Pendem di Kota Cilacap. Pada musim liburan sekolah seperti sekarang ini, banyak warga di sekitar Pantai Teluk Penyu yang ikut mengais rejeki.


Salah satunya adalah Warji (40) warga Kelurahan Cilacap. Dia sudah 10 tahun lebih menekuni profesi sebagai penyeberang wisatawan yang ingin melihat obyek Wisata Karang Bolong yang berada di samping Pulau Nusakambangan.

Menurutnya, jumlah wisatawan untuk musim liburan kali ini, mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

"Wisatawan yang datang ke sini (Pantai Teluk Penyu, red), rata-rata karena ingin melihat Pantai Teluk Penyu dan Pulau Nusakambangan dari dekat. Tidak hanya dari dalam Kota Cilacap saja, tetapi juga dari kota-kota lainnya seperti Bandung dan Jakarta," kata Warji, Sabtu (3/7) kepada CILACAPMEDIA.com disela-sela menunggu penyewa perahunya.

Dia menuturkan, dengan banyaknya tempat untuk bersantai (gazebo, red) di pinggir pantai, membuat banyak wisatawan yang betah berlama-lama. Hal ini juga berpengaruh terhadap jumlah wisatawan yang ingin menyewa perahunya.

Walaupun diakui juga, tidak setiap saat ada penyewa jasa perahu wisata miliknya. Hal itu karena di tepi Pantai Teluk Penyu terdapat 46 buah perahu nelayan yang digunakan untuk wisata berkeliling Karang Bolong.

"Tetapi dari jumlah perahu yang ada, tidak terjadi saling rebutan antar pemilik kapal atau pekerja kapal,” katanya.

Karena, lanjut dia, untuk dapat menjadi kapal wisata harus mendaftar dulu ke Paguyuban
Anak Bangsa Nusakambangan Timur Karang Bolong.

“Jadi nelayan yang bukan anggota tidak dapat seenaknya," tambahnya.

Hal yang sama juga dituturkan Heru, salah satu pemilik perahu wisata. Dengan adanya paguyuban ini, kesejahteraan anggotanya dapat terjamin dari segi keteraturan wilayah.

Selain itu,nelayan yang menjadi anggota mendapat asuransi.

"Anggota dari paguyuban juga tidak akan berebut tempat untuk mangkal atau memarkirkan perahunya, karena sudah dibagi-bagi," ujar Heru.

Sementara itu, Intan (20) salah satu pengunjung dari Jakarta mengaku, jauh-jauh datang ke Pantai Teluk Penyu karena ingin melihat Karang Bolong terutama Pulau Nusakambangan.

"Selama ini kan hanya melihat dari televisi saja, jadi mumpung sedang liburan datang ke sini (Teluk Penyu, red) sama teman-teman, kebetulan juga ada saudara di Cilacap," ujarnya.

Ketika ditanya tentang kondisi Pantai Teluk Penyu, Intan mengatakan kalau fasilitas yang ada di sekitar pantai sudah lumayan, hanya saja perlu perbaikan pada jalan karena banyak yang berlubang dan kebersihan pantai masih kurang.