Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Pengelolaan Teluk Penyu Dan Benteng Pendem Bakal Diambil Alih Pemkab
Oleh Wagino   
Rabu, 25 Januari 2012 14:51

CILACAP, (CIMED) – Pengelolaan obyek wisata Pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem yang selama tiga tahun ini ditangani oleh pihak ketiga, menurut rencana bakal diambil oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Salah satu penyebabnya karena pendapatan tidak sesuai target.

“Pengelolaan obyek wisata Teluk Penyu dan Benteng Pendem akan berakhir bulan Maret 2012 mendatang. Sepanjang belum ada kebijakan dari kepala daerah maka obyek wisata tersebut akan ditangani oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan,” kata Kepala Disparbud Cilacap, Imam Yudianto, Rabu (25/1/2012).

Dikatakan, salah satu indikator kegagalan pihak ketiga dalam mengelola obyek wisata tersebut yakni target pendapatan tidak tercapai. Sehingga keberadaan pihak ketiga dianggap tidak optimal dalam memberikan kontribusi kepada Pemkab.

“Yang jelas selama 2011 dari pendapatan tidak mencapai target. Dari target Rp 2 milyar hanya tercapai Rp 1,5 milyar,” ungkapnya.

Menurutnya, penyebab pendapatan tidak tercapai antara lain, sarana dan prasarana di obyek wisata tidak tambah, kedua even atau daya tarik boleh dikatakan tidak ada. Hal itu, lanjut dia, karena dalam perjanjiannya, pihak ketiga hanya dibebani pengelolaan tiket saja tanpa ada kewajiban melakukan pengelolaan.

“Ini kan jadi pemikiran kami bagaimana bisa meningkatkan wisatawan yang datang dengan menggelar even-even di obyek wisata Teluk Penyu dan Benteng Pendem,” ujar Imam.

Sehingga, ia menegaskan, ini menjadi bahan evaluasi, baik oleh Pemkab maupun pemilik lahan dalam hal ini TNI AD.

“Kalaupun nantinya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga, tentunya kita akan minta kesepakatan antara Pemkab dan Kodam IV Diponegoro. Cuma pihak ketiganya siapa, nantinya kita akan melihat siapa yang minat kita seleksi. Yang jelas pihak ketiga yang sekarang menangani akan dievaluasi,” tegasnya.

Dia menambahkan, selain target tidak tercapai dan minimnya sarana serta even, CV.Tumbuh Segar selaku pihak ketiga yang mengelola obyek wisata dinilai kurang perhatian kepada TNI AD selaku penguasa lahan tersebut.

“Ini juga menghambat pengembangan obyek wisata Teluk Penyu,” pungkasnya.