Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Wisata Laguna Segara Anakan Belum Tergarap
Oleh Wagino   
Sabtu, 12 Januari 2008 22:29
KAMPUNG LAUT, (Cimed) - Keunikan Laguna Segara Anakan dengan kekayaan biota hayati menjadi daya tarik tersendiri. Namun sayang potensi wisata yang ada belum tergarap. Padahal bila digarap dengan serius bakal mendatangkan devisa dan membawa berkah bagi masyarakat sekitarnya terutama Kampung Laut dan dapat menjadi wisata andalan.
CilacapMedia, Sabtu (12/1) mengadakan kunjungan singkat ke Kampung Laut untuk melihat sejauh mana potensi wisata yang berpeluang menjadi andalan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Padahal mangrove bisa menjadi paket wisata bagi turis asing, mereka dapat berkeliling dengan menggunakan perahu menyusuri hutan mangrove dengan panorama yang indah, mengamati aneka burung langka dan juga bagaimana cara menanam mangrove," ujar Sumarno, warga Desa Ujungalang.

Menurut Sumarno, sudah sering dirinya berbicara dengan beberapa pejabat dari dinas terkait namun hingga kini belum ada tanggapan serius. Padahal dirumahnya sering kedatangan tamu dari luar negeri untuk melakukan penelitian mangrove. Disamping menerima tamu dari luar, rumah Sumarno juga kerap dijadikan mess bagi mahasiswa dari UGM Yogyakarta untuk penelitian hutan mangrove.

Wisatawan mancanegara yang datang melalui Jawa Barat kebanyakan hanya melintas. Mereka naik dari Majingklak dengan menggunakan perahu jenis compreng yang telah dipesan dan turun di dermaga Sleko atau sebaliknya. Namun demikian saat hari minggu dan libur tidak sedikit warga Cilacap kota yang sengaja datang ke Ujungalang maupun Klaces untuk jalan-jalan.

Selain potensi wisata mangrove dan rumah panggung meski tinggal tersisa sedikit, Kampung Laut juga memiliki sejumlah goa-goa yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya yakni Goa Masigit Sela yang berada di Desa Ujungalang. Di depan gerbang goa juga tersedia tempat istirahat yang berupa rumah panggung untuk menikmati keindahan panorama. Di sekitar goa juga tampak banyak satwa seperti burung dan lutung yang bergelantungan di antara pohon-pohon besar.

Melihat kondisi saat ini, sepertinya harus ada pihak ketiga yang merintis paket-paket wisata di Laguna Segara Anakan ditengah penanganan pendakangkalan laguna dan penyempitan perairan yang juga tak kunjung selesai disamping makin maraknya pembalakan liar hutan mangrove.