Des
12
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Gaet Wisatawan, Wisata Bahari Dihidupkan Kembali
Oleh Wagino   
Selasa, 30 September 2014 18:01

CILACAP, (CIMED) - Wilayah kabupaten Cilacap memiliki sejumlah tempat yang berpotensi layak dijual kepada wisatawan. Namun, selama ini hanya obyek wisata pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem serta pantai Indah Widarapayung yang menjadi andalan. Saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap sedang mempersiapkan untuk menghidupkan kembali wisata bahari di kawasan Segara Anakan tepatnya Bengawan Donan.
Kepala Disparbud Cilacap, Indar Yuli Nyataningrum, S.Sos, MM mengemukakan, saat ini pihaknya sedang menyusun rencana untuk menghidupkan kembali wisata bahari yang dulu sempat mencapai masa kejayaan. Sehubungan dengan itu pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk pengadaan empat unit perahu untuk melayani wisatawan menyusuri Bengawan Donan hingga Tritih.

"Tahun 2015 wisata bahari dihidupkan kembali. Kalau dulu wisawatan dilayani dengan menggunakan kapal besar, sekarang menggunakan perahu kecil. Untuk tahap awal disiapkan empat buah perahu," kata Kepala Disparbud, kemarin.

Dijelaskan, empat buah perahu itu masing-masing berkapasitas 25 tempat duduk yang dilengkapi dengan atap dan pelindung kaca di kanan kiri, tujuannya untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan saat menyusuri Bengawan Donan hingga Tritih.

Disebutkan, empat perahu yang rencananya pesan kepada pembuat asli Cilacap itu satu unitnya seharga Rp 150 juta. Jadi tahap awal untuk pengadaan perahu dianggarkan Rp 600 juta.

Menurutnya, wisata bahari Ini sangat cocok untuk wisata pendidikan bagi anak-anak sekolah. Sebab, sambung dia, dari atas perahu mereka bisa melihat dari dekat kawasan hutan bakau dan industri yang berada di sepanjang Bengawan Donan hingga Tritih. Mulai dari pelabuhan Tanjung Intan, Kliang Pertamina, pabrik semen dan juga pulau Nusakambangan.

"Rute awal dari dermaga Sleko, kemudian menyusuri Bengawan Donan hingga Tritih. Selain itu, dermaga Kutawaru (Njojok, red) sebagai salah satu tempat singgah wisatawan," ujarnya.

Yang menarik, sambung dia, jika wisatawan singgah di Njojok saat malam hari bisa melihat pemandangan indah menyerupai Hongkong.

"Kota Cilacap kalau dilihat dari Njojok pada malam hari mirip seperti di Hongkong, kawasan Bengawan Donan yang dihiasi lampu-lampu kilang dan pabrik semen," ucapnya.

Ditambahkan, dengan dihidupkannya kembali wisata bahari diharapkan mampu menarik wisatawan yang hendak berkunjung ke Cilacap karena banyak pilihan obyek wisata yang tersedia. Imbasnya tentu pada naiknya pendapatan asli daerah (PAD) Cilacap.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda