Sep
26
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Bupati Mengaku Belum Tahu Ada PNS Berpolitik Di Kantor Parpol
Oleh Wagino   
Selasa, 13 September 2016 08:39

CILACAP, (CIMED) - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengaku belum tahu ada pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan kegiatan politik di kantor partai politik. Padahal Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten telah mengirimkan surat teguran terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PNS.


"Nggak ngerti saya malah. Nggak ngerti ada PNS disana, jadi saya nggak bisa tanggapi," kata Bupati Cilacap ditemui usai melaksanakan shalat Idul Adha 1437 hijriah, Senin (12/9/2016).

Menurutnya, kalau memang ada yang diperingatkan. Selanjutnya kalau sudah diperingatkan harus ditindaklanjuti.

"Sampai sekarang belum ada tanggapan," ujarnya.

Sebelumnya, Panwaslu Kabupaten Cilacap menemukan adanya dugaan pelanggaran oleh PNS yang melakukan kegiatan politik selama tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Cilacap. Panwaslu sudah melayangkan surat teguran kepada Bupati Cilacap untuk melakukan upaya tindakan terhadap PNS tersebut.

Ketua Panwaslu Cilacap, Warsid mengatakan, pihaknya melayangkan surat kepada Bupati Cilacap dengan tembusan kepada Sekretaris Daerah dan juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Cilacap pada tanggal 2 September lalu. Surat tersebut dilengkapi dengan foto PNS yang melakukan kegiatan politik.

“Sudah kita konfirmasikan kepada BPK pada hari Selasa tanggal 6 September, dan BKD akan melakukan tindakan atas PNS yang sudah melakukan kegiatan kantor partai politik,” katanya, Jumat (9/9/2016).

Menurutnya, Panwaslu hanya memberikan surat kepada Bupati, karena hal ini merupakan ranah dari pemerintah daerah. Sehingga pihaknya hanya menunggu respon dari Bupati yang menjadi pejabat pembina kepegawaian, apa akan melakukan tindakan atau tidak. Sampai sekarang (Jumat, red), belum ada surat tanggapan yang diberikan oleh Bupati.

“Kami juga sudah dikonsultasikan ke Bawaslu Provinsi tanggal 7 September terkait dengan PNS. Kami mengambil tindakan ini untuk meningatkan bupat, karena memang posisi yang bersangkutan masih PNS,” katanya.

Seperti diketahui, dugaan pelanggaran tersebut dilakukan oleh Syamsul Aulia Racham yang saat ini sudah menjadi pasangan Tatto Suwarto Pamuji sebagai bakal calon Bupati dan dan Wakil Bupati Cilacap dalam Pilkada 2017 mendatang. Syamsul tercatat sebagai staf pada Bagian Tata Pemerintahan Setda Cilacap dan saat ini sedang cuti dalam rangka pendidikan.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda