Des
12
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim
Awas..!! Mobil Pikap Jadi Sasaran Empuk Pencuri Cetak
Oleh Wagino   
Jumat, 17 Maret 2017 08:51

CILACAP, (CIMED) - Pelaku kriminalitas pencurian kendaraan roda empat ternyata lebih suka memilih mobil pikap sebagai sasaran kejahatannya. Hal ini terungkap setelah kelompok pencuri spesialis mobil pikap dibekuk jajaran Reserse Kriminal Polres Cilacap belum lama ini. Dari 29 TKP yang disasar seluruhnya merupakan mobil pikap, 10 unit diantaranya disikat dari wilayah Cilacap.


Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto melalui Kabag Ops Kompol M. Faisal Perdana menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian dengan sasaran mobil pikap ini berawal dari laporan Slamet (51) warga Dusun Sitinggil Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap. Ia melaporkan telah kehilangan satu unit mobil pikap Mitsubishi Colt T120SS yang diparkir di garasi rumahnya pada pertengahan Februari 2017 lalu.

Atas laporan tersebut, anggota Opsnal Reskrim Polres Cilacap melakukan penyelidikan dan menyimpulkan mengarah kepada tiga pelaku. Selanjutnya, ketiga pelaku dipantau dan tertangkap di tempat wisata Bojongrongga di Dusun Karangsari Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja.

Ketiga pelaku yang diamankan adalah Dian Permana (35) warga Kampung Rawa Badak RT 01 RW 07 Kelurahan  Haur Wangi Kecamatan Bojong Pocung Kabupaten Cianjur, Sobari Saepudin  warga Kampung Talun Sukawargi  RT 05 RW 03 Desa Situsari Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Dan Sofyan Efendi (30) warga Kampung  Sindang Serang RT 02 RW 08 Desa Ciburuy Kecamatan Boyongbong Kabupaten Garut. Ketiganya memiliki peran berbeda.

 

Dari hasil pengembangan, ternyata ketiga pelaku sudah menjalankan aksinya di 29 TKP berbeda di Jabar dan Jateng. Sementara khusus di wilayah Cilacap, ketiga pelaku menyasar 10 TKP. Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita barang bukti antara lain lima unit mobil pikap, satu unit mobil avanza yang digunakan untuk menjalankan aksi, dua pucuk senjata api jenis pistol berikut 13 butir amunisi kaliber 9 mm, linggis, dua buah handpone, kunci T dan kunci pas berbagai ukuran.

Modus yang dijalankan komplotan ini yakni dengan merusak pintu mobil, selanjutnya mengganti kunci kontak yang telah dibawa. Sementara dua senjata berupa pistol asli dan air soft gun digunakan untuk menakuti korban.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri barang bukti mobil pikap lain yang telah dijual pelaku. Kini ketiganya mendekam di sel Mapolres Cilacap guna proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.      



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda