Sep
26
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim
Di Cilacap, 1,245 Rumah Rusak Akibat Gempa
Oleh Wagino   
Kamis, 03 September 2009 22:08

CILACAP, (Cimed) – Meski wilayah Kabupaten Cilacap jauh dari pusat gempa yang terjadi pada, Rabu (2/9) lalu di Tasikmalaya, namun pada kenyataannya banyak rumah warga yang mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan data yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap hingga Kamis (3/9) pagi, jumlah rumah warga yang rusak baik roboh, rusak berat hingga rusak ringan mencapai 1.245 buah. Jumlah tersebut mencakup 16 kecamatan di wilayah Cilacap Barat.

Dari jumlah tersebut, 98 rumah diantaranya roboh, 408 rumah rusak berat dan 739 lainnya rusak ringan. Kondisi paling parah dialami warga Desa Bojongsari, 24 rumah rata dengan tanah, 7 rusak berat dan 111 rusak ringan.

Selain rumah rusak, sebanyak empat balai desa, tiga sekolah, empat pasar dan tiga mushola rusak. Satu balai desa yang roboh yakni balai Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut. Sedang tiga pasar roboh masing-masing di Desa Tambakreja, Kecamatan Kedungreja, Desa Carui Kecamatan Cipari dan Desa Grugu Kecamatan Kawunganten.

Gempa juga mengakibatkan dua buah sepeda motor milik perangkat Desa Panikel ringsek karena tertimpa balai desa yang ambruk.

Banyaknya rumah warga yang rusak akibat gempa berdampak pada jumlah pengungsi. Dari 16 kecamatan, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 2,388 jiwa.

“Jumlah pengungsi mencapai 2,388 jiwa. Saat ini warga mengungsi di rumah saudara dan tetangga dekat. Ada juga yang mengungsi di tenda-tenda darurat,,” kata Sekretaris BPBD Cilacap, Asifudin kepada CilacapMedia.com.

Asifudin menyebutkan, untuk sementara jumlah kerugian ditaksi mencapai Rp 21 miliar.

“Kerugian terbesar dialami Desa Bojongsari sebesar Rp 1,9 miliar,” terangnya.

Dia menambahkan, pasca gempa pada malam harinya bantuan sudah mulai didistribusikan.

“Pada malam hari setelah gempa, kita sudah distribusikan bantuan berupa bahan makan siap saji seperti mie instant, sarden dan minyak goreng,” imbuhnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Comments 

 
0 #3 gempa maning 2009-09-08 01:48
ayo sedulur .ulur tagan nggo sing kna gempa
Quote
 
 
0 #2 gempa maning 2009-09-08 01:47
ayo sedulur .jaluk bantuane sing kna gempa.aja di simpen baeeeee dunyaneeeee
Quote
 
 
0 #1 Mengetuk Hati Pejabat 2009-09-07 20:36
Rakyat kecil membangun rumah dari hasil keringat sendiri, satu per satu batu bata ditata, setiap petak tembok disusun, hanya dalam waktu 3 menit goyangan gempa 7,3 SR menghancurkan segenap penghidupan terma**k pernaungan yg dibangun selama puluhan tahun, mereka justru memberikan kontibusi besar utk membangun daerahnya, mereka tulus bayar pajak, restribusi dan pungutan lain ketika bersentuhan dg urusan birokrasi..... tapi sekarang mereka hanya bisa berharap rumah mereka dan penghidupan mereka dapat pulih kembali.Dimanakah para pejabat ketika mereka membutuhkanmu? Coba seandainya saja dana korupsi yg dipakai para koruptor dicilacap yg jumlahnya puluhan Milyar dikembalikan, betapa berharganya dana itu untuk menanggulangi bencana ini yg menimpa sebagian besar rakyat kecil, Uang itu sejatinya milik mereka karena merekalah sebenarnya yg berhak. Semoga masih ada pejabat yg berakhlak mulia yg peduli ratapan rakyat kecil, mereka menunggu janjimu dan aksi sosialmu, lebih tanggap lebih baik.... teruskan. Kami turut prihatin atas bencana yg menimpa sedulurku kabeh nang kampung, tetap tabah, tetap semangat,tetap kompak. Amien.
Swn Cimed.
Quote
 

Posting komentar anda


News Lainnya :