Sep
28
2020
Today
Cuaca Cilacap 01-09-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim
Sidak Pupuk Malah Nemu Ratusan Botol Obat Daftar G
Oleh Wagino   
Sabtu, 06 Desember 2008 15:40

KESUGIHAN, (Cimed) – Ratusan botol obat yang masuk dalam daftar G dari satu merk ditemukan, Jum’at (5/12). Obat tersebut kabarnya akan dipasok ke salah satu pengusaha jamu yang ada di Cilacap.

Ratusan botol obat yang dikemas dalam lima karung tesebut berada diatas truk dengan nopol R 1319 RB yang diparkir di dalam gudang distributor pupuk di Jalan Raya Kesugihan, Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan.

Penemuan obat dengan merek bermula saat tim HKTI bersama petugas dari Polres Cilacap tengah mengadakan sidak pupuk di beberapa distributor dan agen resmi dan non resmi. Sekitar pukul 12.45 WIB rombongan tiba di gudang distributor CV Makmur Jaya.

Di gudang tersebut tidak menemukan pupuk, namun ketika salah seorang petugas naik keatas truk dan melihat isi karung ternyata berisi ratusan kemasan botol obat merk Britazone. Saat itu juga jenis obat yang ditemukan ditanyakan ke salah satu petugas Dinkes Cilacap melalui SMS (short message service), dan ternyata obat tersebut masuk dalam daftar G. Dari data yang ada, tablet salut selaput tersebut mengandung phenylbutazone untuk indikasi ankylosing spondylitis aktif, arthritis gout akut, rheumatoid arthritis aktif dan osteoarthritis aktif. Dan digunakan pada penderita dimana pengobatan lain termasuk NSAID lain tidak membuahkan hasil.

Mengetahui hal itu, Ketua HKTI Cilacap, Sudarno yang sedang memimpin sidak pupuk kemudian menghubungi Kapolres Cilacap untuk segera menindaklanjuti.

Usai sidak pupuk di gudang tersebut, rombonga HKTI bersama petugas Polres meninggalkan tempat tersebut menuju distributor pupuk lain. Sementara lima karung obat ditinggal begitu saja karena Satuan Narkoba Cilacap sudah meluncur.

Sayangnya ketika anggota Satuan Narkoba tiba di gudang pupuk tersebut, barang yang tadinya berada diatas truk telah raib. Kontan saja hal itu membuat anggota Satuan Narkoba kelimpungan karena disaat bersamaan beberapa wartawan yang sebelumnya telah mengambil gambar saat sidak pupuk kembali mendatangi gudang tersebut.

Pemilik gudang tersebut, Kamaludin mengelak kalau itu barang miliknya. Bahkan dia mengaku tidak tahu sama sekali kalau ada obat diatas truk miliknya. Dia menduga ada orang yang titip kepada sopir truk usai memasok pupuk.

CilacapMedia.com bersama rombongan wartawan yang berhasil mengambil gambar saat sidak pupuk menunjukan jenis merk obat tersebut kepada salah seorang anggota Satuan Narkoba. Karena barang sudah tidak ada dilokasi tersebut rombongan wartawan pun meninggalkan gudang.

Saat berita ini diturunkan barang bukti berupa lima karung obat tersebut kabarnya telah berhasil disita dari salah satu rumah milik warga yang tidak jauh dari gudang pupuk dan langsung dibawa ke Polres Cilacap.

 

News Lainnya :