Agu
14
2020
Today
Cuaca Cilacap 03-08-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim
Pabrik Jamu Ilegal Digerebek Polisi
Oleh Wagino   
Jumat, 01 Mei 2009 16:05

CILACAP, (Cimed) – Praktik pembuatan jamu ilegal berbahan kimia obat (BKO) dengan omset miliaran rupiah kembali terbongkar. Kepolisian Wilayah (Polwil) Banyumas kembali menggerebek sebuah pabrik jamu Jaya Guna yang berlokasi di Jalan Raya Kesugihan, Kecamatan Kesugihan.

Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin penggiling jamu dan sejumlah drum bahan jamu yang telah digiling serta menggiring tersangka KN selaku pemilik pabrik tersebut.

Kepala Subbagian Reserse dan Kriminal (Kasubbag Reskrim) Kompol Syarif Rahman, mengatakan penggerebekan dilakukan pada Kamis (30/4) sore.

“Kami menggerebek sekitar pukul 15.00 WIB. Penggerebekan dilakukan karena diduga jamu yang dibuat KN mengandung BKO. KN merupakan pelaku lama,” kata Syarif, Jum'at (1/5).

Syarif mengatakan, selain menyita mesin giling dan bahan jamu yang telah digiling, pihaknya juga menemukan ratusan butir CTM (Chlorpheniramin) yang diduga sebagai bahan campuran jamu bermerek Jaya Guna tersebut.

Dia menambahkan, saat ini sebagian barang bukti sudah diamankan di Mapolwil Banyumas. Sedang sebagian lagi baru akan dibawa besok.

Sebelumnya, pada awal Desember 2008 (5/12) di gudang pupuk milik KN yang berjarak sekitar 200 meter dari pabrik jamu ditemukan ratusan botol obat yang masuk dalam daftar G merk Britazone yang mengandung phenylbutazone (Berita : Sidak Pupuk Malah Nemu Ratusan Botol Obat Daftar G). Obat tersebut diduga sebagai bahan campuran jamu.

 

News Lainnya :