Agu
14
2020
Today
Cuaca Cilacap 03-08-2020

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim
Panitia Angket BBM DPR RI Datangi Pertamina UP IV Cilacap
Oleh Wagino   
Kamis, 14 Mei 2009 17:26

CILACAP, (Cimed) - Panitia Angket BBM DPR RI bersama tenaga ahli Pusat Pengkajian Pengolahan Data dan Informasi (P3DI) mendatangi Pertamina Unit Pengolahan (UP) IV Cilacap, Kamis (14/5). Tim yang berjumlah sepuluh orang dipimpin oleh Bambang Wuryanto.

Tim yang tiba di Cilacap sekitar pukul 10.00 WIB langsung mengadakan pertemuan tertutup dengan para petinggi Pertamina RU IV Cilacap, Muspida, dan DPRD Kabupaten Cilacap di salah satu ruang pertemuan Pertamina Cilacap. Bahkan wartawan pun tidak diperkenankan untuk meliput.

Usai pertemuan singkat yang memakan waktu sekitar 2,5 jam, Bambang Wuryanto melakukan pembicaraan empat mata dengan General Manager Pertamina RU IV Cilacap, Chrisna Damayanto, di ruangan terpisah.

Terkait dengan tidak diperkenankannya wartawan masuk dalam pertemuan tersebut, Kepala Hubungan Pemerintah dan Masyarakat (Hupmas) Pertamina RU IV Cilacap, Kurdi Susanto menyampaikan permohonan maaf.

“Kami mohon maaf, pertemuan ini hanya sekadar membicarakan kemungkinan adanya pembangunan kilang baru di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar nasional,” kata Kurdi disela-sela istirahat.

Menurut dia, sebelumnya DPR RI telah melakukan “hearing” dengan Pertamina Pusat dan melakukan peninjauan ke sejumlah unit produksi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Bambang Wuryanto yang ditemui sesaat sebelum meninggalkan Pertamina mengatakan bahwa kempampuan produksi minyak nasional hanya 1 juta barrel per hari sedang kebutuhan minyak nasional rata-rata 1,4 juta barrel per hari.

“Sedang kekurangan 400 ribu barrel kita harus impor. Kalau impor terus-menerus, apakah tidak bagus kalau kita punya kilang sendiri, demi ketahanan energi,” kata Bambang.

Dia menambahkan, DPR RI berupaya mewujudkan rencana tersebut, apalagi dewan memiliki hak budget yang nantinya akan dibicarakan karena hal ini menyangkut kepentingan rakyat.

 

News Lainnya :