Jul
12
2020
Today
Cuaca Cilacap 09-08-2019

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Opini
Program Jaringan SIMPEMDES Ibarat Memiliki Pesawat Terbang Tanpa Pilot, Efisienkah?? Cetak
Sabtu, 01 Maret 2008 11:19

Mengutip pernyataan Sekda Cilacap, Drs Soeprihono SH ST MM saat didampingi Kepala Bappeda Drs H Adjar Mugiono MM, beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa Dana belanja bantuan keuangan yang diberikan ke pemerintah desa dan kelurahan tahun 2008 belum termasuk dana infrastruktur pedesaan dan jadi sudah selayaknya desa dan kelurahan mendukung program pembangunan jaringan informasi sistem manajemen pemerintahan desa (Simpemdes).



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
PLH di Tengah Kerusakan Hutan Mangrove
Minggu, 11 Nopember 2007 23:30

PLH di Tengah Kerusakan Hutan Mangrove
( Sebuah refleksi atas kerusakan mangrove Segara Anakan )

Cerita rusaknya hutan mengrove di kawasan Segara Anakan, Cilacap tidak pernah sepi. Tulisan ini mencoba merefleksikan kerusakan hutan mangrove di Segara Anakan yang kian memprihatinkan. Dari hari ke hari kondisi hutan mangrove di sepanjang laguna Segara Anakan tak terbendung. Berbagai kerusakan mangrove begitu tampak kasat apabila kita sedang menelusuri hutan mangrove di sepanjang perjalanan Cilacap-Kampunglaut. Padahal, mangrove yang terdapat di Segara Anakan merupakan kekayaan alam yang harus dijaga karena merupakan satu-satunya mangrove yang masih eksis di dunia.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
Refleksi Soempah Pemoeda ke 79, Pemuda Indonesia Kehilangan Mimpi Indah Cetak
Rabu, 31 Oktober 2007 10:14

Pemuda Indonesia kehilangan mimpi Indah
Marilah Pemuda Indonesia kita bermimpi Indah!

28 Oktober 1928 Para Pemuda Indonesia bermimpi Indah tentang Kemerdekaan Bangsanya, tetapi Pemuda sekarang apakah mereka memiliki mimpi yang Indah tentang Bangsanya. Krisdayanti ( Krisis kepercayaan dan jati diri ) telah memasuki pemikiran mereka, sekarang mereka berkhayal hanya melalui budaya pop. Jika kita bertanya kepada 100 atau bahkan 1000 orang dijalan, kira-kira kita akan mendapatkan jawaban apa? Indonesia Merdeka atau Indonesia- Amerika? Kita tidak lebih seperti Thukul seolah-olah modern tapi katrok. Sekarang terjadi kalau Pemuda tidak memiliki jati diri, kalau yang pinter jadi ekstrem kiri atau ekstrem kanan, jawabannya adalah bom dan revolusi ( seperti thukul kalau bingung disobek-sobek dan menghina diri sendiri ), semakin merendahkan Bangsa sendiri saja. Hanya demi apa? Uang atau duit! Seandainya kita hidup dimasa lalu mungkin kita Pemuda yang sudah menjadi pengkhianat sejati atau gedibalnya landa. Sadarkah cita-cita gaya Oppie Andaresta ingin punya mobil mewah, ingin ... ? Semuanya konsumsi dan berujung kenikmatan perut ke bawah, dan yang lebih celaka lagi seperti kumpulan pelawak dari dunia maya, mulai oknum ilmuwan, politisi, agamawan, dan lain sebagainya….. yang paling kasihan adalah Pemudanya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
Eforia Electronic Government (e-Gov) di Daerah Cetak
Rabu, 29 Agustus 2007 20:19

Saat ini banyak Pemerintah daerah tengah berlomba-lomba membangun suatu bentuk electronic government dengan anggapan elektronisasi pelayanan bisa meningkatkan "kebolehan" pemerintah dalam melayani masyarakat. dan menjadi "gengsi" tersendiri bagi pemimpin bila bisa membangun e-gov dan berkomentar mengenai e-gov di berbagai forum.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 
«MulaiSebelumnya1112131415SelanjutnyaAkhir»