Agu
18
2017
Today
Cuaca Cilacap 24-05-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Tersambar Petir, Nelayan Ditemukan Tewas
Oleh Wagino   
Senin, 25 April 2011 13:42

CILACAP, (CIMED) – Cuaca buruk yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Cilacap dalam seminggu terakhir telah merenggut korban jiwa. Di Kelurahan Kutawaru cuaca buruk yang terjadi pada Sabtu (23/04/2011) malam telah menyebabkan kecelakaan laut hingga merenggut nyawa satu warga setempat.

Lihan (22), nelayan asal Dusun Pekodokan, RT 03/RW9 Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah ditemukan tewas mengambang, Senin (25/04/2011) sekitar pukul 04.20 WIB. Korban tewas akibat tenggelam setelah tersambar petir saat tengah menjaring di kali Parit, Sabtu (23/04/2011).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Lihan bersama Lehan (14), keponakan korban, Sabtu sore berangkat menjaring menggunakan perahu kecil menyusuri kali yang bermuara di Segara Anakan. Setibanya di kali Bejaja Bawang, Parid, Desa Ujung Manik, Kecamatan Kawunganten mereka menebarkan jaring. Ketika hari mulai malam tiba-tiba cuaca memburuk, turun hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Saat hujan lebat, sekitar pukul 21.20 WIB tiba-tiba petir menyambar mereka, hingga Lihan jatuh ke sungai, sedangkan Lehan pingsan di atas perahu. Seteleh sadar, Lehan berusaha pulang ke rumah menggunakan perahu. Lantaran belum mahir membawa perahu, Lehan hanya muter-muter saja sebelum akhirnya ditemukan oleh perahu lain yang kebetulan melintas.

Setelah diantar pulang kerumah, Lehan baru menceritakan kejadian yang baru menimpa dirinya bersama pamannya itu. Saat itu juga warga setempat dengan dibantu SAR RAPI melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai.

“Tadi pagi korban ditemukan di perairan Cikobang, sekitar 1,5 dari TKP,” ujar Suwandi, anggota SAR RAPI disela-sela mengantar jenazah ke rumah korban di dermaga Sleko.

Setelah berhasil dievakuasi, kata Suwandi, korban langsung dibawa ke RSUD Cilacap untuk menjalani visum dokter.

“Selanjutnya korban kita antar ke rumah korban dengan menggunakan perahu,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut Kalakhar BPBD Kabupaten Cilacap Wasi Aryadi mengatakan pihaknya belum mendapat laporan, ditambah lagi itu sifatnya musibah bukan bencana alam.

“Kami sudah mendengar ada kecelakaan laut, tapi sampai sekarang belum dapat laporan lengkapnya,” ucap Wasi.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda