Jul
19
2018
Today
Cuaca Cilacap 07-06-2018

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Bersemedi Di Padepokan 1610, Warga Jakarta Tewas
Oleh Wagino   
Jumat, 04 Mei 2012 08:51

ADIPALA, (CIMED) - Edi Yanto alias Hun Cin (47) warga Jl Industri 3 dalam RT 02 RW 04 Kelurahan Pademangan Barat Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara ditemukan tewas di Padepokan Cahaya Buana 1610 Gunung Srandil masuk Desa Glempang Pasir RT 03 RW 01 Kecamatan Adipala, Kamis (3/5/2012) sekitar pukul 02.00. Korban tewas diduga akibat penyakit livernya kambuh ketika tengah bersemedi.

Menurut saksi Karman (50) dan Sugeng Priyadi (25) warga Glempangpasir RT 03 RW 01, Adipala, pada Selasa (24/4/2012), kedatangan korban yang mengaku dari Jakarta dengan tujuan ke Padepokan Cahaya Buana 1610.

Kedatangannya bertujuan untuk melakukan ritual sebagai upaya untuk menyembuhkan sakit lifer yang dialaminya. Namun pada Kamis (3/5/2012) dini hari, korban yang berada di dalam padepokan terlihat berteriak-teriak, sehingga mengundang saksi Karman untuk mengeceknya.

Dengan ditemani Sugeng, Karman berupaya mengecek keberadaan korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan kejang-kejang tak sadarkan diri. Beberapa kemudian tubuh korban sudah tak bergerak lagi, dan diketahui sudah meninggal dunia.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Adipala. Sejumlah anggota Polsek dan tim Puskesmas Adipala mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan visum. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka yang mencurigakan. Dugaan sementara korban tewas penyakit levernya kambuh.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Comments 

 
0 #2 RE: Bersemedi Di Padepokan 1610, Warga Jakarta Tewas 2012-07-24 17:38
Ritual yang benàr dengan didampingi juru kuncï
Quote
 
 
+3 #1 RE: Bersemedi Di Padepokan 1610, Warga Jakarta Tewas 2012-05-04 18:34
hentikan penambangan pasir besi.smua jangan mau dibutakan karna uang ingat anak cucu kita. pak tato jangan pura pura buta tuli mana tindakanya,apa bupati mata duitan juga?
Quote
 

Posting komentar anda