Des
12
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Polres Cilacap Bentuk Satgas Quick Respon Laka Lantas
Oleh Wagino   
Sabtu, 17 Juni 2017 13:25

CILACAP, (CIMED) - Wilayah Kabupaten Cilacap termasuk titik lelah bagi pengendara kendaraan dari Jakarta atau Bandung yang hendak menuju Jogja dan sekitarnya. Akibatnya potensi rawan kecelakaan selama arus mudik lebaran 2017 diperkirakan bisa meningkat.


Kondisi itu membuat aparat Satuan Lalu Lintas Polres Cilacap dituntut harus bekerja ekstra keras apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Karenanya, guna menunjang kegiatan selama operasi Ramadniya Candi 2017 Satuan Lalu Lintas membentuk Satuan Tugas (Satgas) Quick Respon (respon cepat) penanganan kecelakaan lalu lintas.

"Pembentukan Tim Satgas Quick Respon merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan, baik dari tingkat Mabes Polri ataupun tingkat Polda Jawa Tengah untuk menunjang kegiatan selama operasi  Ramadniya Candi 2017 yang berlangsung selama 16 hari dari 19 Juni 2017 sampai dengan 4 Juli 2017 mendatang," kata Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Ghifar, Sabtu (17/6/2017).

Dijelaskan, tim tersebut bertujuan untuk penanganan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan cepat, tepat dan yang lebih penting dapat mengurangi fatalitas korban laka lantas. Tim terdiri dari anggota unit laka lantas Polres Cilacap yang sudah diberi pendidikan dan kejuruan khusus dalam penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas.

"Dalam bertugas Satgas Quick Respon Penanganan Laka Lantas Polres Cilacap juga didukung dengan peralatan serta kendaraan dinas antara lain mobil double cabin unit kecelakaan lalu lintas, ambulance serta mobil derek yang siap digunakan jika terjadi kecelakaan selama berlangsungnya operasi Ramadniya Candi 2017," jelasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kanit Laka Lantas Iptu Setyo Nugroho juga menerangkan, Satgas juga dilengkapi dengan KIT TKP Laka Lantas, sarana medis untuk P3K, serta peralatan TAA ( Traffic Acident Analysis ) yang selalu siap jika terjadi kecelakaan di seluruh wilayah Polres Cilacap.

"Pembentukan Satgas ini sangat penting dimana wilayah Cilacap merupakan termasuk titik lelah bagi pengendara kendaran dari Jakarta atau Bandung yang akan menuju Jogja dan sekitarnya sehingga potensi rawan kecelakaan selama arus mudik diperkirakan bisa meningkat," terang Iptu Setyo.

Disebutkan, berdasarkan data yang terhimpun di ruang operasi Polres Cilacap terdapat 28 kasus kecelakaan selama operasi Ramadniya tahun 2016 yang lalu. Dimana enam kejadian diantaranya melibatkan pemudik dengan korban 20 orang luka ringan, dan kerugian materil sebesar Rp 19 juta.

"Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan yaitu tujuh kendaraan roda dua dan lima kendaraan roda empat. Sedangkan jumlah kecelakaan yang tercatat di unit laka Polres Cilacap dari Januari hingga Mei 2017 tercatat 200 kejadian yang sebagian besar adalah sepeda motor," urainya.

Menurutnya, setelah Operasi Ramadniya Candi 2017  selesai kerja Tim Satgas respon cepat tidak akan selesai begitu saja namun justru akan tetap dipertahankan dalam penanganan kecelakaan di wilayah Kabupaten Cilacap. Ia berharap keberadaan Tim Satgas bisa membantu masyarakat dalam penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas yang  mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.

“Untuk menginformasikan jika terjadi kecelakaan lalu lintas masyarakat bisa telephone ke Call Centre Tim Satgas  (0282) 549199 dan siap melayani selama 24 jam,” pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda