Sep
26
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Siasati Kemarau dan Pengeringan Irigasi, Petani Diminta Tanam Palawija
Oleh Wagino   
Senin, 17 Juli 2017 12:40

CILACAP, (CIMED) - Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap mengimbau petani di wilayahnya agar menanam palawija di areal persawahan untuk menyiasati menghadapi pengeringan irigasi dan musim kemarau.


"Di musim kemarau ini kalau sumber airnya tidak menjamin apalagi menghadapi pengeringan irigasi, selain untuk memutus siklus hama, kita menganjurkan petani untuk beralih tanam palawija. Karena palawija lebih tahan terhadap kondisi kekurangan air," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ir. Gunawan, MM didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Ermawati Syahyuni, SP. MP, Senin (17/7/2017).

Dijelaskan, komoditas unggulan di Kabupaten Cilacap adalah kedelai dan kacang hijau. Sedangkan yang menjadi program pemerintah sekarang adalah pajale (padi, jagung, kedelai, red) otomatis kedelai yang digalakan.

"Sehingga kedelai yang kita gerakan untuk ditanam di areal persawahan yang irigasinya dikeringkan. Termasuk yang tidak mengalami pengeringan. Sementara jadwal pengeringan irigasi mulai 15 Juli sampai dengan September 2017," jelasnya.

Terkait hal itu, dia mengatakan, guna mendukung program pajale pemerintah pusat telah menggelontorkan bantuan benih kedelai untuk petani di Kabupaten Cilacap. Bantuan benih tersebut disebar ke sentra-sentra kedelai seperti di Kecamatan Nusawungu, Kedungreja, Gandrungmangu, Bantarsari, Karangpucung dan Cilacap Utara.

"Petani di Kabupaten Cilacap mendapat bantuan benih kedelai dari pemerintah pusat untuk lahan seluas 1000 hektar. Satu hektar mendapat bantuan benih kedelai 50 kilogram. Bantuan tersebut disalurkan langsung ke petani melalui kelompok tani," katanya.

Menurutnya, sejumlah wilayah saat ini sudah mulai menanam palawija terutama kedelai, kacang hijau, kacang tanah dan sebagainya. Dia berharap, hasil panen palawija bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Miharjo (74) salah seorang petani asal Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, menuturkan, sejak satu minggu lalu dirinya sudah menyiapkan lahan untuk menanam kacang tanah di sawahnya yang telah mengering.

“Saya selalu menanam palawija setelah panen kedua. Kebetulan disini tanahnya cocok ditanami sejenis kacang tanah, kacang hijau dan kedelai. Sebetulnya sebelum lebaran saya menanam kedelai, tapi gagal karena waktu itu terendam air,” tuturnya.

Menurutnya, sayang jika sawahnya dibiarkan nganggur, sehingga dirinya bersama petani yang lain memanfaatkan lahan persawahan yang kering. Dalam satu tahun ia dua kali menanam padi dan satu kali palawija.

“Setelah panen padi, jerami cukup dibabat kemudian dibuat lubang menggunakan tongkat kayu yang dibuat lancip. Untuk menanam kacang tanah, sawah dicangkul lebih dulu agar gembur,” ujarnya.

Selain menanam kacang tanah, pada dua petak sawah miliknya, Miharjo  juga menanam kacang hijau.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda