Sep
26
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Dinas Pertanian Ingatkan Kontraktor Kerja Tepat Waktu
Oleh Wagino   
Minggu, 03 September 2017 06:19

CILACAP, (CIMED) - Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap mengingatkan kepada para penyedia jasa (kontraktor, red) baik pekerjaan fisik maupun non fisik agar menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai kualitas. Pasalnya, apabila tidak sesuai dengan kontrak maka risiko ditanggung oleh penyedia jasa.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ir. Gunawan, MM menjelaskan, pedoman pelaksanaan kegiatan pengadaan barang/jasa diatur dalam Peraturan Bupati Cilacap Nomor 71 Tahun 2016.

"Aturannya sudah sangat jelas. Rekanan harus menuntaskan pekerjaan sesuai target waktu yang ditetapkan dengan kualitas bagus," jelas Gunawan dihadapan para kontraktor saat rapat evaluasi kegiatan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2017, Kamis (31/8/2017) lalu.

Gunawan menegaskan, perkerjaan harus selesai sebelum tanggal akhir kontrak, apabila terjadi keterlambatan ada denda satu per 1.000 per hari kali nilai kontrak.

"Apabila pekerjaan tidak sesuai kontrak maka pekerjaan tidak diterima. Apabila terjadi kelebihan bayar menjadi tanggung jawab penyedia jasa," tegasnya.

Menurutnya, Dinas Pertanian tidak ingin ada pekerjaan yang terhenti karena ketidaksiapan rekanan dalam menjalankan tugas.

"Pekerjaan yang tertunda apalagi sampai terhenti itu tentu akan merugikan masyarakat sebagai objek yang menikmati pembangunan. Selain itu, rekanan juga rugi sendiri karena bisa diputus kontrak dan bisa masuk dalam daftar black list," ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, sampai saat ini belum ada pekerjaan yang mengalami keterlambatan dan dikenakan pinalti. Karena ada beberapa pekerjaan yang kontraknya berakhir pada pertengahan September ini.

"Ini sebagai pengingat saja agar rekanan tidak terlambat. Bisa saja diberikan perpanjangan waktu kontrak. Dengan catatan asal ada alasan teknis yang bisa dipertanggung jawabkan, maka akan kami berikan tambahan waktu kontrak," tandasnya.

Ditambahkan, TA 2017 Dinas Pertanian mendapat alokasi anggaran Rp 62.651.556.000 yang terbagi untuk pengadaan Rp 54.021.228.000 dan sisanya untuk swakelola (non pengadaan) Rp 8.630.328.000. Dari anggaran sebesar Rp 54.021.228.000 terinci menjadi kegiatan kontruksi senilai Rp 48.029.300.000, pengadaan barang Rp 5.256.228.000 dan jasa konsultasi Rp. 737.700.000.

"Anggaran sebesar Rp 54.021.228.000 terdiri dari 375 paket kegiatan. Rinciannya, kegiatan konstruksi 311 paket, pengadaan barang 46 paket dan jasa konsultasi 18 paket," pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda