Jul
19
2018
Today
Cuaca Cilacap 07-06-2018

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Beri Rasa Aman Pemudik, Tukang Ojek Nakal Dan Preman Bakal Disikat
Oleh Wagino   
Rabu, 06 Juni 2018 21:02

CILACAP, (CIMED) - Kepala Kepolisian Resor Cilacap, AKBP Djoko Julianto mengimbau kepada para tukang ojek yang beroperasi di wilayah Cilacap untuk tidak melakukan pemalakan terhadap angkutan travel maupun carter yang hendak mengantar pemudik dari luar kota ke alamat tujuan, terutama saat mendekati Lebaran. Kapolres mengancam tidak segan-segan menangkap para tukang ojek yang nekad mencegat mobil travel dan memaksa menurunkan penumpang untuk naik ojek.


"Jangan sampai informasi kejadian seperti ini terdengar oleh kami. Tidak segan-segan para tukang ojek kami jerat dengan pidana," tegas Kapolres Cilacap usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 di Alun-alun setempat, Rabu (6/6/2018).

Kapolres mengungkapkan, berdasarkan analisis dan evaluasi (anev) tahunan Polres Cilacap terungkap, setiap pelaksanaan arus mudik Lebaran banyak travel maupun kendaraan carter yang mengangkut pemudik dari luar kota masuk ke Cilacap. Seharusnya travel-travel tersebut mengantar sampai alamat tujuan, namun ditengah jalan mereka dihadang oleh sejumlah tukang ojek yang mangkal.

"Dari hasil data kami tahun-tahun lalu, travel-travel ini dihadang oleh tukang ojek konvensional. Travel ini niatnya untuk mengantar penumpang sampai alamat tujuan (rumah, red) namun dihadang dengan maksud penumpang itu diturunkan dan disuruh naik ojek," ungkapnya.
Biasanya, sambung Kapolres, penumpang pun tidak mau turun dengan alasan kenyamanan karena barang bawaan banyak dan tetap minta diantar travel sampai rumah.

"Kalau pun travel tetap mengantar ke alamat pemudik, tukang ojek tidak masalah asalkan travel mau membayar sejumlah uang alias dipalak," katanya.

Disebutkan, dari sejumlah kasus yang ditangani tahun-tahun sebelumnya, titik-titik rawan pemalakan yang dilakukan tukang ojek mulai dari Karangucung hingga pertigaan Jeruklegi. Selain melakukan pemalakan terhadap travel, tukang ojek nakal juga memanfaatkan mudik lebaran dengan menaikan harga yang bisa mencapai dua kali lipat dari tarip biasanya.

Dia berharap, pada Lebaran tahun ini tindakan nakal tukang ojek tidak terjadi. Akan tetapi, jika kasus ini terulang, maka tidak segan-segan tukang ojek nakal akan disikat.

Tak hanya ojek nakal, pihaknya juga mewaspadai pungutan liar (pungli) dan preman-preman yang meresahkan masyarakat.

“Kita mendirikan pos pam di sejumlah titik rawan. Yang bertanggungjawab di pos pam adalah Kapolsek dan perwira pengendali. Disamping tugasnya untuk mengamankan dan mengatur lalu lintas, kita juga akan memberikan penyelesaian khusus terhadap kasus pungli yang ada baik terhadap bis maupun truk,” jelasnya.

Ditambahkan, perlintasan kereta api yang rawan macet juga mendapat perhatian. Pasalnya, tidak tertutup kemungkinan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan pungli.

“Dengan dalih apa pun, kita tidak benarkan adanya pungli di jalan. Karenanya untuk mengantisipasi kita akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kecamatan,” pungkasnya.

 



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda