Nov
17
2019
Today
Cuaca Cilacap 09-08-2019

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Masyarakat Cilacap Diminta Tetap Tenang Tapi Waspada
Oleh Wagino   
Jumat, 19 Juli 2019 18:02

CILACAP, (CIMED) - Pemerintah Kabupaten Cilacap meminta masyarakat tetap tenang merespon informasi yang berkembang melalui media sosial dan media cetak serta online terkait pemberitaan mengenai ancaman bencana gempa bumi yang diikuti berpotensi tsunami di Selatan Jawa.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Cilacap Taryo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cilacap menyikapi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat baik media sosial (medsos) maupun media cetak terkait pemberitaan akhir-akhir ini mengenai ancaman maupun potensi gempa bumi diikuti dengan tsunami.

"Kami mengimbau dan mengajak kepada seluruh warga masyarakat Cilacap dalam menyikapi informasi itu agar tetap tenang, tidak panik, beraktivitas seperti biasa, tetapi tetap waspada. Karena informasi yang berkembang itu adalah informasi yang hanya sebatas asumsi-asumsi pendekatan yang disampaikan oleh ahli," kata Kabag Humas dan Protokol, Jumat (19/7/2019).

Selain itu, informasi itu tidak menyebutkan kapan, jam berapa. Karena, kata Taryo, yang namanya gempa tidak bisa diprediksi waktunya. Di negara manapun, baik negara berkembang maupun negara maju, seperti Jepang, Amerika.

"Siapapun tidak bisa memprediksi kapan waktunya gempa terjadi. Yang ada, kita harus selalu waspada. Karena memang, tentunya tidak hanya Cilacap yang rawan bencana alam. Indonesia itu rawan bencana alam, sehingga siapapun soal kewaspadaan tidak hanya msyarakat Cilacap, tetapi masyarakat Indonesia yang berada di daerah rawan bencana alam," ujarnya.

Bupati berpesan, kata Taryo, kepada seluruh masyarakat, ketika mendapat informasi seperti itu lantas tidak menambahi informasi yang justru meneyesatkan dan membuat resah masyarakat.

"Yang jelas, Pemkab Cilacap melalui BPBD sudah melakukan berbagai hal, pelatihan, simulasi kebencanaan dan  kegiatan lain untuk mengantisipasi hal itu. Dan itu terus dilakukan," pintanya.

Untuk itu, kepada msyarakat, baik petani nelayan, pedagang pegawai semua diminta kembali aktivitas seperti biasa, tetapi tetap waspada.

"Kita berdoa kepada Tuhan YME memohon bimbingan dan lindungan agar wilayah Kabupaten Cilacap dijauhkan dari bencana," harapnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda