Mei
06
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Vaksinasi Tahap Pertama Dimulai, Bupati Minta Yang Telah Divaksin Jangan Gemagus
Oleh Wagino   
Senin, 25 Januari 2021 11:17

CILACAP, CIMED - Sebanyak 11.760 dosis vaksin Sinovac telah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Sebagai upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19. Pemkab Cilacap langsung memberikan vaksin tahap I itu kepada 5,854 tenaga kesehatan (nakes) dan 10 tokoh masyarakat.


Jumlah 5.854 nakes sebagai sasaran prioritas utama vaksin tahap I ini tersebar di sejumlah Rumah Sakit milik pemerintah dan swasta serta puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan lainnya. Pencanangan vaksinasi di Kabupaten Cilacap ditandai dengan penyuntikan vaksinasi terhadap 10 tokoh masyarakat diantaranya Wabup Cilacap, Sekda Cilacap, Kapolres Cilacap, Danlanal, Kepada Dinkes dan tokoh agama yang digelar di Aula RSUD Cilacap.  

"Semoga dengan masuknya vaksin Covid-19 di Kabupaten Cilacap, dapat mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi," kata Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji saat membuka pencanangan vaksinasi di aula RSUD Cilacap, Senin (25/1/2021).

Bupati menegaskan, vaksin bukanlah obat. Belum ada studi yang mengatakan bahwa penerima vaksin tidak bisa menularkan Covid-19 kepada orang lain. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat.

"Vaksin ini bagus, tapi jangan gemagus. Artinya, jangan merasa hebat, setelah divaksinasi kita merasa kuat, kita tidak tertular tidak menularkan. Selama vaksin yang aman dan efektif belum ditemukan, kita tetap wajib mematuhi protokol kesehatan," tegas Tatto.

Bupati meminta masyarakat tidak perlu takut terhadap vaksin Covid-19 atau yang biasa disebut dengan vaksin Sinovac ini.  Maka untuk meyakinkan kepada masyarakat, sebagai sampel yang divaksin pertama adalah tokoh masyarakat.

"Kenapa yang dipilih 10 tokoh masyarakat, karena untuk meyakinkan saja. Namun prioritas utama pemberian vaksin adalah kepada nakes sebagai pelayan kesehatan," tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi menjelaskan, pelaksanakan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cilacap lima tahap untuk lima kelompok sasaran. Tahap pertama untuk kelompok nakes sebanyak 5.854 orang, prioritas kedua adalah kelompok pelayanan publik 42.106 orang. Sasaran ketiga adalah masyarakat rentan berdasarkan risiko paparannya 598.668 orang, masyarakat umum 282.664 orang dan masyarakat rentan lainnya 216.838 orang.

"Jumlah total sasaran untuk Kabupaten Cilacap 1.146.130 orang. Pencanangan vaksinasi di Kabupaten Cilacap pada Senin 25 Januari 2021 diawali dengan penyuntikan kepada 10 tokoh masyarakat diikuti seluruh nakes di Kabupaten Cilacap," jelas Pramesti.

Sedangkan jadwal vaksinasi berlangsung selama empat hari, mulai 25 Januari sampai dengan 28 Januari 2021.

"Pemberian vaksin dua kali, hari ini dosis yang pertama. Dosis selanjutnya diberikan 14 hari kemudian," imbuhnya.

Sementara itu, dari 10 tokoh masyarakat yang menjalani vaksinasi pertama tidak seluruhnya langsung divaksin. Karena harus menjalani screening terlebih dahulu, beberapa diantaranya harus menunda beberapa saat kemudian karena tensinya terlalu tinggi. Dalam kesempatan itu, Kapolres Cilacap berhasil menjadi orang yang pertama divaksinasi, disusul Kepala Dinas Kesehatan. Sementara Wabup Cilacap, Sekda Cilacap dan Ketua DPRD Cilacap serta Kajari dan Danlanal harus menunda sekitar setengah jam kemudian baru bisa diberi suntikan.