Mar
01
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Kasus Positif Melonjak, Tempat Isolasi di Wilayah Kecamatan Kesugihan Diaktifkan Kembali
Oleh Wagino   
Senin, 25 Januari 2021 12:24

KESUGIHAN, CIMED - Pemerintah Kecamatan Kesugihan mengaktifkan kembali tempat isolasi bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tanpa gejala (OTG) dan dengan gejala ringan di sejumlah desa. Hal ini menyusul melonjaknya kasus positif Covid-19 di wilayahnya. Bahkan kini berada di peringkat empat Kabupaten Cilacap dengan 158 kasus aktif.


Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan setempat mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan tempat isolasi bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, pihaknya juga meminta pihak Pemerintahan Desa untuk mengaktifkan kembali tempat isolasi yang sebelumnya digunakan pada Lebaran 2020 lalu.

"Kita sudah perintahkan tempat isolasi mandiri di masing-masing desa untuk diaktifkan kembali. Disamping kita mempersiapkan, desa juga mempersiapkan tempat isolasi yang dulu pernah dipakai saat Lebaran 2020," kata Camat Kesugihan kepada CILACAPMEDIA, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, tempat isolasi yang disiapkan merupakan pilihan terakhir. Sebab, lanjut dia, bila warga bisa benar-benar menjalankan isolasi mandiri di rumah dengan kata lain tidak berkeliaran maka cukup di rumah.

"Akan tetapi, jika dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 ternyata berkeliaran di luar rumah, maka akan dibawa ke tempat isolasi yang disediakan oleh Kecamatan maupun Pemdes setempat," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, fungsi jogo tonggo di lingkungan sekitar dioptimalkan untuk mengawasi tetangga sekitar yang ngeyel.
Disinggung mengenai salah satu ponpes yang banyak santrinya positif Covid-19, Basuki mengatakan, di ponpes tersebut sudah memilik tempat isolasi mandiri.

"Untuk memenuhi kebutuhan makan para santri yang menjalani isolaso, sudah didirikan dapur umum," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi mengatakan, tempat isolasi terpusat di Hotel @ Home hanya sampai 31 Januari mendatang. Selanjutnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 OTG maupun gejala ringan ditampung du tempat isolasi masing-masing wilayah kecamatan.

"Tempat isolasi terpusat di hotel hanya sampai 31 Januari. Selanjutnya menggunakan tempat isolasi di masing-masing kecamatan. Menurut saya, warga lebih dekat, lebih efektif," pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, pada Senin (25/1) ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang. Dengan tambahan sebanyak itu jumlah akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 6.464 orang. Dengan rincian kasus aktif sebanyak 1.627 orang, kasus sembuh sebanyak 4.563 orang dan jumlah meninggal dunia sebanyak 170 orang.