Apr
20
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Kasus Melonjak Drastis, PT S2P Kembali Salurkan Bantuan Logistik Covid-19
Oleh Wagino   
Jumat, 29 Januari 2021 18:52

KESUGIHAN, (CIMED) - Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap, salah satunya dipicu dari hasil swab di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Salah satu penyumbang Lonjakan drastis kasus konfirmasi positif Covid-19 diawal tahun 2021 berasal dari satu Ponpes di Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan.


Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap mencatat, sejak awal 2021 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Kesugihan terjadi peningkatan. Bahkan pada pertengahan Januari nyaris tak terkendali dan kini berada di peringkat empat di Kabupaten Cilacap dengan jumlah kasus positif dirawat sebanyak 132 orang dan suspek dirawat tiga orang. Sementara belasan santri di Ponpes Ainul Huda yang berada di Desa Kesugihan Kidul terpapar virus Corona yang diketahui dari hasil swab Polymerase Chain Reaction (PCR). Dampaknya, para santri harus menjalani isolasi mandiri. Untuk mencukupi kebutuhan makan bagi para santri didirikan dapur umum.

PT. Sumber Segara Primadaya (S2P) pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan yang konsisten berperan membantu Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menekan angka positif Covid- 19, kembali menyalurkan bantuan logistik bagi klaster tersebut. Selain itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di sekitar lingkungan Ponpes Ainul Huda. Bantuan logistik untuk para santri dan warga di sekitar Ponpes diserahkan Tim CSR PT S2P yang diterima oleh pengasuh Ponpes Ainul Huda.

Sarjoko, Bagian CSR PT S2P, mengatakan, penanganan virus Corona ini tak semata menjadi tanggung jawab pemerintah. Karenanya, bantuan dari PT S2P ini sebagai bentuk sinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan tim satgas siaga Covid-19.

"Semua elemen memiliki peran penting dalam menangani Covid-19. Namun tak lupa, kesadaran semua orang untuk menjalankan protokol kesehatan juga sangat penting,” katanya, Jumat (29/1).

Ditambahkan, penyemprotan disinfektan sudah dilaksanakan pada 24 Januari lalu. Sedangkan bantuan logistik berupa sembako sebanyak 80 kilogram diserahkan pada 26 Januari.

"Rencana akan dikirim bantuan yang sama tiap tiga hari sekali, totalnya sampai lima kali pemberian bantuan," pungkasnya.