Jun
26
2022
Today

Cuaca Cilacap 21-06-2022

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Siap-Siap Operasi Keselamatan Candi 2022 Dimulai, Ini Pelanggaran Yang Bakal Disasar
Oleh Wagino   

CILACAP, (CIMED) - Polres Cilacap resmi menggelar Operasi Keselamatan Candi 2022. Operasi yang digelar selama 14 hari mulai 1 Maret hingga 14 Maret mendatang itu bakal menyasar pengendara yang tidak memakai helm SNI hingga kendaraan over dimension dan over load (ODOL).


Kapolda Jawa Tengah dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Cilacap, AKBP Eko Widiantoro mengatakan, Polri telah menetapkan kalender Operasi Keselamatan Lalu Lintas yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

"Operasi Keelamatan Lalu Lintas Candi tahun 2022 ini merupakan operasi cipta kondisi Kamseltibcarlantas pada masa pandemi Covid-19, dengan mengedepankan giat preemtif dan preventif disertai persuasif serta humanis dalam rangka meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," katanya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2022 yang digelar di lapangan Mapolres setempat, Selasa (1/3/2022).

Operasi ini, lanjut Kapolda, dilaksanakan selama 14 hari, dimulai 1 Maret sampai dengan 14 Maret 2022, secara serentak di seluruh Indonesia.

"Diharapkan operasi Keselamatan tahun ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta dapat meminimalisir fatalitas lakalantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia," tegasnya.

Disebutkan, adapun sasaran pelanggaran adalah pengendara yang tidak memakai helm SNI, kendaraan melebihi batas kecepatan maksimal, pengendara dibawah umur, pengemudi R4 yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt), pengendara ranmor dalam pengaruh alkohol.

"Kemudian pengendara bermain HP saat berkendara, melawan arus lalin dan kendaraan over dimension dan over load (ODOL)," paparnya.

Kepada para petugas, Kapolda menekankan agar mengutamakan keselamatan dan bisa menajdi contoh serta mempedomani protokol kesehatan dalam menjalankan tugas. Hindari pungli dan tindakan yang menjadi trigger ketidakpercayaan masyarakat kepada Polri.

"Hindari tindakan yang kontra produktif serta sikap arogan, sehingga kehadiran Polantas dapat dirasakan oleh masyarakat. Lakukan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Profesional dengan persuasif, humanis sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat," tandasnya.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti personel gabungan Polri, TNI, dan instansi lain dengan menerapkan protokol kesehatan.