Okt
20
2017
Today
Cuaca Cilacap 29-08-2017

Berawan
Suhu : 24-320C
Angin : 5-25 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Media Center Dibiarkan Nganggur Cetak
Oleh Wagino   
Rabu, 07 Januari 2015 22:18

CILACAP, (CIMED) – Media Center yang dikelola Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Cilacap sejak empat bulan terakhir dibiarkan nganggur. Padahal tempat yang dilengkapi komputer dan jaringan internet itu diperuntukan bagi warga masyarakat yang ingin mengakses informasi lewat Internet.
Pantauan Harmas, gedung Media Center yang terletak di Jalan MT Haryono, berdampingan dengan studio radio Bercahaya FM tampak lengang. Pintu utama ruang Media Center pun terkunci. Nyaris tak ada aktivitas apa pun.

Kementerian Kominfo melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dua tahun lalu telah memberikan bantuan peralatan penunjang adanya media center seperti tujuh unit Personal Computer (PC), printer, scanner dan perlengkapan jaringan internet LAN untuk menunjang kegiatan masyarakat di Kabupaten Cilacap.

Sangat disayangkan, kini bantuan peralatan Internet dari Kementrian Kominfo itu dibiarkan nganggur.

Kabid Kominfo Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap Sukaryanto tidak menampik hal tersebut. Menurutnya Media Center tersebut diperuntukan bagi masyarakat umum secara cuma-cuma (gratis, red) untuk mengakses informasi lewat Internet. Namun karena jumlah personil yang ada terbatas, sehingga tidak ada menjaga.

"Kebetulan sekarang kita kembali menempati kantor lama. Sedang posisi Media Center terpisah dengan kantor, ditambah jumlah personil terbatas. Kita harus menunggu disana untuk memberikan pelayanan, namun pada saat menugaskan personil untuk piket di Media Center ternyata ada tugas lain," jelas Sukaryanto, Rabu (7/1/2015).

Menurut Sukaryanto, pada saat bidang yang dipimpinnya masih satu gedung dengan media center, pelayanan bagi masyarakat yang hendak mengakses internet berjalan dengan baik.

"Selain itu, sekarang ada bagian bangunan media center yang bocor. Ketika hujan turun, airnya rembes ke dalam dan membasahi lantai. Untuk menghindari terjadi konsleting jadi sementara kabel perlatan kita cabut," ujarnya.

Disebutkan, saat ini di Media Center terdapat 13 unit komputer. Tujuh unit milik media center, sedangkan enam unit lainnya milik LPSE.

"Tapi karena media center sementara tidak berfungsi, untuk kegiatan LPSE kita aktifkan satu komputer di kantor Dishubkominfo," terangnya.

Dia menambahkan, untuk menghidupkan kembali media center harus dilakukan perbaikan gedung yang rusak terlebih dahulu.

"Kita harapkan, tahun 2015 gedung media center diperbaiki sehingga pelayanan media center kembali berjalan," pungkasnya.



Share on
Facebook! Twitter! Joomla Free PHP
 

Posting komentar anda