Mei
08
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Perhatian Pemda Terhadap Dunia Kesenian Masih Minim
Oleh Wagino   
Rabu, 26 September 2012 11:12

CILACAP, (CIMED) – Meski perkembangan kesenian di Cilacap sangat bagus, pemerintah daerah (Pemda) setempat perhatiannya minim. Alhasil, tidak sedikit pelaku seni yang berjalan sendiri atau hidup tanpa ada perhatian dari pemerintah.


Salah satu contoh bukti minimnya perhatian pemda Cilacap terhadap dunia kesenian yakni tidak tersedianya tempat khusus yang bisa digunakan sebagai gedung kesenian.

Hal itu menimbulkan kerihatinan dikalangan pelaku seni yang ada di Cilacap. Sebut saja Daryono Yunani, seniman lukis asli Cilacap. Pelukis yang sudah malang melintang di luar daerah itu mengaku prihatin dengan minimnya perhatian dari pemerintah daerah Cilacap terhadap dunia seni.

Menurutnya, meski perhatian dari pihak-pihak terkait minim hal itu tidak membuat para pelaku seni untuk berhenti berkreasi (tetap eksis, red).

“Kelompok seni dan senimannya seakan dipaksa bekerja sendiri untuk membuktikan, bahwa kemiskinan mereka tak membuat seni “mati”.” ujar Daryono belum lama ini.

Kondisi inilah yang membuat DKC (Dewan Kesenian Cilacap, red) menggugah pemkab untuk memberikan perhatiannya kepada para pelaku seni.

“Sangat disayangkan apabila potensi ini terbengkalai tanpa tersentuh perhatian dari pemkab Cilacap. Padahal Cilacap kesenian yang ada di kota ini berkembang sangat bagus dengan melahirkan generasi-generasi yang sangat berpotensi,” ujar pelukis berambut panjang ini.

Saat ini, menurut DKC sudah sangat pantas ketika pemkab bisa memberikan perhatian yang lebih kepada dunia seni. Daryono mencontohkan, soal gedung kesenian, hal ini sudah sejak belasan tahun lalu telah dimintakan ke pemkab.

"Tetapi sampai sekarang tak juga terwujud. Ya inilah salah satu diantara perhatian yang minim,” ungkapnya.

Jika dibiarkan, lanjut dia, timbul kekhawatiran akan berdampak negatif pada hilangnya kesenian khususnya yang mewarisi budaya Cilacap.

“Kita tahu, bahwa budaya khas Cilacap jumlahnya cukup banyak dan terancam punah jika tidak terakomodir maksimal dalam pelestariannya. Dan dalam hal ini keberadaan DKC bisa menjadi wadah untuk pelestarian tersebut,” tandasnya.

Selain itu dia juga berharap generasi berpotensi yang ada bukan hanya dari satu aliran melainkan merambah ke semua bidang seni lain, mulai lukis atau seni rupa, seni musik, tari dan sebagainya.