Des
08
2021
Today

Cuaca Cilacap 23-11-2021

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Aktivis Peduli Lingkungan Kelurahan Kutawaru Dilatih Budidaya Maggot
Oleh Wagino   
Rabu, 03 Nopember 2021 15:26

CILACAP, (CIMED) – Guna memaksimalkan pemanfaatan sampah organik, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap menyelenggarakan pelatihan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), Rabu (3/11/2021). Pelatihan dilaksanakan di Bank Sampah Patra Abhipraya, Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah sebagai wilayah terdekat operasional kilang.


Kegiatan dihadiri Officer CSR & SMEPP Refinery Unit (RU) IV Cilacap – PT KPI, Aditya Anung Dwi Nugroho, diikuti sejumlah warga setempat dan aktivis peduli lingkungan di Kelurahan Kutawaru. Sedangkan pemateri dalam pelatihan ini adalah Dedi Kurniawan, selaku Ketua Gubug Maggot Cilacap (GMC) Maos.

Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap – PT KPI, Cecep Supriyatna menjelaskan limbah organik di lingkungan sekitar masih cukup banyak dan pemanfaatannya belum optimal.

“Maka budidaya maggot ini sangat penting sebagai alternatif membantu menekan jumlah limbah organik di lingkungan sekitar kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia melalui pelatihan maggot ini diharapkan menjadi potensi baru meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Target kami setidaknya menggugah kesadaran warga terlebih dahulu, bahwa potensi untuk mendulang rupiah ada tersedia melimpah di sekitar, yaitu sampah organik. Semoga membuka jalan usaha baru bagi warga,” harap Cecep.

Seksi Pemasaran KUB Patra Abhipraya, Ahmad Sodri menyambut positif kegiatan pelatihan maggot untuk menambah keterampilan warga khususnya anggota Bank Sampah.

“Untuk sampah anorganik saat ini sudah terkelola dengan baik, seperti menjadi minyak plastik dan batako plastik. Dengan pelatihan maggot ini, semoga bisa semakin menyelesaikan persoalan sampah, khususnya di Kelurahan Kutawaru ini,” katanya.

Pelatihan diselenggarakan selama satu hari dengan penerapan ketat protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan pembatasan peserta. Peserta juga berkesempatan praktek langsung budidaya maggot BSF.