Des
08
2021
Today

Cuaca Cilacap 23-11-2021

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Beternak Kambing Jawa Randu Jadi Pilihan Warga Alih Profesi
Oleh Wagino   
Kamis, 11 Nopember 2021 11:50

CILACAP, (CIMED) - Kambing unggulan jenis Jawa Randu menjadi pilihan warga untuk dikembangbiakan atau diternak. Pilihan ini akan menjadi salah satu mata pencaharian warga yang selama ini bercocok tanam di sekitar area penambangan tanah liat di Desa Jangrana Kecamatan Kesugihan Cilacap milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang merupakan unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG.


Sebanyak delapan ekor kambing diserahkan untuk warga yang tinggal di RT 1 dan RT 2 RW 7 Desa Jangrana, Kecamatan Kesugihan. Penyerahan kambing Jawa Randu tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/11/2021).

“Alhamdulilah, bertepatan dengan hari pahlawan kami mendapatkan bantuan bergulir delapan kambing jenis unggul untuk kami kembangkan bersama. Harapan kami kambing ini akan beranak pinak dan memberikan hasil yang baik," ungkap Muhtarom (46), salah satu warga Jangrana penerima kambing dan tinggal 150 meter dari lokasi area tambang tanah liat.

Setelah penyerahan kambing, warga akan membentuk Kelompok Tani Ternak (KTT) Kambing Manda Makmur. Kelompok yang beranggotakan 14 warga ini nantinya akan menjadi peternak kambing Jawa Randu sebagai sumber penghasilan. Ada tiga sasaran nilai ekonomi dari beternak kambing yakni memperbanyak peranakan, penggemukan kambing untuk diperjual belikan dan penghasil susu kambing.

Community Relations Manager PT SBI Tbk, Dewi Hestyani mengatakan, pemberian kambing jenis unggul Jawa Randu ini bagian dari pemberdayaan. Warga penggarap akan beralih profesi dari bercocok tanam menjadi peternak.

"Peralihan ini tentu adalah hal yang terbaik bagi warga dan keberlangsungan operasi penambangan yang aman," katanya.

Lebih lanjut Dewi mengatakan, pihaknya berharap KTT Manda Makmur akan berhasil seperti Kelompok Usaha Bersama (KUB) Manda Sejahtera yang lebih dahulu terbentuk di tahun 2017 di Desa Kuripan Kecamatan Kesugihan.

"KUB ini juga bergerak dalam hal peternakan kambing dan telah memberikan manfaat positif bagi warga," lanjutnya.

Ditambahkan, kambing Jawa Randu mempunyai nilai jual yang cukup tinggi di pasar hewan karena memiliki daging berkualitas tinggi dan mampu menghasilkan susu. Nilai ekonomis kambing jenis Jawa Randu, untuk kategori umur bulan atau anakan, biasa dijual dengan harga 600 ribu hingga 900 ribu, dan yang sudah siap disembelih berumur satu tahun keatas bisa dijual dari mulai dua juta hingga empat juta.

"Untuk kategori betina, umur tiga hingga enam bulan biasa dijual dari harga Rp 600 ribu sampai Rp 800 ribu. Dan yang sudah siap dijadikan indukan atau dijual dari harga Rp 1,1 juta hingga Rp 2 juta. Harga ini fluktuasi setiap tahunnya," pungkasnya.