Okt
18
2021
Today

Cuaca Cilacap 10-10-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Langgar SOP Berlayar, Nahkoda Kapal Pengayoman IV Yang Terbalik Jadi Tersangka
Oleh Wagino   
Jumat, 08 Oktober 2021 20:59

CILACAP, (CIMED) - Penyebab kasus terbaliknya Kapal Pengayoman IV milik Kemenkumham di perairan Nusakambangan, Cilacap yang mengakibatkan dua orang tewas terungkap. Dari hasil penyelidikan polisi ditemukan sejumlah pelanggaran dari SOP. Nahkoda ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar SOP.

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro didampingi Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantien Baba dan Kalapas Besi Ika P. Nusantara menjelaskan, dari hasil penyelidikan menetapkan nahkoda Kapal Pengayoman IV inisial SA sebagai tersangka. Karena ada beberapa SOP pelayaran yang dilanggar.

"SOP yang dilanggar salah satunya, nahkoda tidak melakukan pengecekan kondisi kapal. Kedua, tidak memiliki ijin berlayar dan tidak dilaporkan ke Syahbandar," jelas Kapolres Cilacap, Jumat (8/10/2021).

Kemudian, lanjut Kapolres, nahkoda mengabaikan keselamatan karena tidak menyediakan pelampung dan sarana sesuai standar keselamatan.

"Tidak menyediakan pelampung yang harus ada di kapal. Sehingga ketika terjadi kecelakaan, masyarakat yang menumpang kapal tersebut tidak bisa menyelamatkan diri," ungkapnya.

Berikutnya, nahkoda tidak mengecek kondisi kapal hingga terjadi over kapasitas dengan muatan dua truk tronton pengangkut material. Karena kondisi muatan berat dan terkena arus yang kuat sehingga terbalik saat hendak menyeberang ke Dermaga Sodong, Nusakambangan.

"Nahkoda ini asli. Memang tersangka ini sering menggunakan Kapal Pengayoman IV untuk berlayar sejak 2012. Kapal ini buatan tahun 2009," bebernya.

Disinggung kemungkinan ada tersangka lain, Kapolres mengatakan, dari hasil penyelidikan yang didalami sebenarnya nahkoda sudah beberapa kali diingatkan berkaitan dengan kondisi kapal terkait dengan SOP yang belum terpenuhi.

"Tapi yang bersangkutan tetap bersikeras Kapal Penganyoman IV tetap berlayar sebagai sarana penyeberangan dari Dermaga Wijayapura ke Dermaga Sodong. Tidak ada yang dikorbankan, tapi hasil penyelidikan seperti itu," tandasnya.

Kalapas Besi Nusakambangan Ika P. Nusantara mewakili Koordinator Kalapas Nusakambangan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada Polres Cilacap.  

Seperti diketahui pada Jumat, 17 September 2021 sekitar pukul 09.00 WIB Kapal Pengayoman IV terbalik setelah lepas dari Dermaga Wijayapura hendak menuju Dermaga Sodong, Nusakambangan. Kapal ini mengangkut dua truk bermuatan material pasir, sebuah sepeda motor dan mengangkut enam orang penumpang termasuk nahkodanya. Peristiwa ini menyebabkan dua penumpang kapal tewas yakni Wahyu Hidayat yang merupakan pegawai Lapas Batu dan Kardim, sopir salah satu truk tersebut.

Nahkoda SA, warga Jalan Diponegoro Rt 02 Rw 09 Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan Cilacap yang berhasil selamat ditetapkan sebagai tersangka.

Pasal yang disangkakan dengan Pasal 359 KUHP, karena kelalainya menyebabkan orang lain meninggal dunia. Ancaman hukumannya adalah 5 tahun penjara.