Des
08
2021
Today

Cuaca Cilacap 23-11-2021

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Diduga Ada Indikasi Penyimpangan Anggaran, Diskominfo Cilacap Dilaporkan Ke Kejari
Oleh Wagino   
Selasa, 02 Nopember 2021 20:41

CILACAP, (CIMED) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap. Hal itu menyusul adanya indikasi dugaan penyimpangan penggunaan anggaran sejumlah kegiatan yang dikelola Diskominfo tahun anggaran 2021.


Pelapor adalah Sugeng Iwan Priatmono dari Aliansi Masyarakat Peduli Cilacap (AMPC). Berkas laporan tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Cilacap, Dian Purnama, Senin (2/11/2021).

Dalam laporannya Sugeng Iwan Priatmono menyebutkan, ada temuan penggunaan anggaran pada Diskominfo yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. Bahkan ditenggarai adanya dugaan tindak pidana korupsi. Sebab ada beberapa kejanggalan dalam penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD 2021 itu.

Pria yang akrab disapa Iwan itu mengungkapkan, kejanggalan itu diantaranya terkuak dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2021 dengan munculnya anggaran publikasi melalui koran Satelit Pos pada bulan Maret 2021.

"Padahal kita tahu bahwa koran Satelit Pos sudah tutup (tidak terbit, red) diakhir 2019 lalu," ungkapnya.

Kemudian, Iwan melanjutkan, ditemukan adanya pembayaran iklan atau publikasi kepada media yang tidak wajar.

"Dari pembayaran iklan kepada media itu ada cash back ke Diskominfo sebesar 20 persen," beber Iwan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menemukan adanya biaya pagelaran wayang kulit yang ditayangkan melalui kanal youtube dengan nilai yang fantastis. Untuk sekali tayang anggaran yang dikeluarkan yakni sebesar Rp 50 juta, sementara selama tahun 2021 jumlah pagelaran sebanyak delapan kali tayangan.

"Namun saat kami klarifikasi, dalang yang bersangkutan mengaku hanya dibayar delapan juta sekali pagelaran. Jika memang uborampe dan sebagainya ditanggung Diskominfo nilainya paling hanya 25 juta rupiah. Terus sisanya kemana?" rincinya.

Dalam laporan tersebut Iwan juga menyertakan sejumlah bukti-bukti untuk menguatkan. Dia berharap, Kejari Cilacap segera mengusut tuntas laporan dugaan penyimpangan tersebut.

"Kami berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti. Karena ini bisa jadi pintu masuk untuk membongkar indikasi-indikasi penyimpangan lainnya pada Diskominfo," harapnya.

Sementara Kasi Intel Kejari Cilacap, Dian Purnama mengatakan jika pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dana pada Diskominfo Cilacap.

"Pelapor atas nama Sugeng Iwan Priatmono yang melaporkan ke Kejari Cilacap perihal adanya dugaan perbuatan melawan hukum di Dinas Kominfo Cilacap. Surat ditandatangani pada 1 November 2021," kata Dian.

Selanjutnya pihaknya akan segera mempelajari dan mendalami terlebih dulu untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

"Kita tidak mau terburu-buru. Yang jelas (laporan) kita tindaklanjuti. Ada perbuatan melawan hukum atau tidak, kita telaah dulu.Kita klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait," pungkasnya.