Mei
19
2022
Today

Cuaca Cilacap 04-05-2022

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Gol Pinalti Batoum Antar PSCS Kembali Ke Puncak Klasemen Cetak
Oleh Wagino   
Minggu, 01 April 2012 20:09

CILACAP, (CIMED) – PSCS Cilacap mengawali putaran kedua kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) 2011/2012 grup 2 dengan hasil positif, setelah berhasil mengalahkan tim tamu PSIR Rembang dengan skor tipis 1-0 melalui pinalti. Hasil tersebut mengantar PSCS kembali bertengger di puncak klasemen.

Gol semata wayang di Stadion Wijayakusuma, Minggu (1/4/2012) sore, lahir pada menit 34 babak pertama dari titik putih setelah pemain PSIR Rembang dianggap hands ball di kotak pinalti.

Namun hadiah pinalti yang diberikan wasit Marhali asal Jakarta Barat itu mendapat protes dari pemain dan official PSIR Rembang. Protes yang dilancarkan pemain PSIR tak mengubah keputusan wasit. Buntutnya pemain PSIR pun mogok main dengan meninggalkan lapangan.

Bahkan sejumlah offisial PSIR nekad masuk kelapangan untuk mengajak pemainnya meninggalkan arena. Masuknya offisial PSIR kelapangan membuat petugas keamanan terpaksa turun tangan. Ketegangan antara panitia pelaksana pertandingan (panpel) dengan kubu PSIR pun tak terhindarkan, pasalnya tim tamu tetap ngotot enggan melanjutkan pertandingan.

Mereka enggan melanjutkan pertandingan lantaran wasit yang memimpin pertandingan dianggap berlaku tidak adil. Beruntung ketegangan tidak berubah menjadi adu jotos. Pertandingan kedua tim sempat terhenti sekitar 7 menit, sebelum akhirnya pihak PSIR bersedia melanjutkan pertandingan.

Roger Batoum, striker asal Kamerun yang dipercaya sebagai algojo berhasil menjebol gawang PSIR yang dikawal Nandapradan.

Dengan tambahan tiga angka PSCS kini memiliki poin 17, unggul satu poin diatas PSIS Semarang yang memiliki poin 16. Dengan demikian PSCS untuk sementara berada dipuncak klasemen grup 2 menggeser posisi PSIS yang turun satu tingkat.

Jalannya pertandingan

Sejak menit awal babak pertama dimulai, pertandingan kedua tim berlangsung kurang menarik. Tuan rumah yang didukung ribuan pendukungnya berupaya mengendalikan jalannya pertandingan. Namun serangan yang dibangun anak asuhan Gatot Barnowo sering mentah lantaran kurangnya koordinasi antar pemain.

Bahkan tak jarang pemain PSCS sering melakukan kesalahan sendiri sehingga mudah kehilangan bola. Tidak turunnya Tri Apmadi karena akumulasi kartu juga membuat lini tengah PSCS timpang. Praktis serangan tim asuhan Gatot hanya bertumpu pada Roger Batoum. Sementara Sunari, pemain yang baru bergabung terlihat masih canggung sehingga sering mendapat cemooh dari penonton ketika salah mengirim bola kepada temannya.

Sementara itu serangan yang dibangun PSIR juga seringkali kandas. Gawang PSCS yang dikawal M. Bekti nyaris tidak ada ancaman yang berarti.

Pada menit ke 30 malapetaka bagi PSIR datang setelah bola reboun hasil tendangan bebas yang dilakukan Lee So Hyung mengenai tangan salah satu pemainnya di dalam kota pinalti. Tak pelak, wasit Marhali langsung menunjuk titik putih sebagai hadiah bagi PSCS.

Meski sempat mogok main selama kurang lebih tujuh menit, akhirnya para pemain PSIR mau melanjutkan pertandingan. Batoum yang dipercaya sebagai algojo berhasil mengecoh penjaga gawang Nandapradan. Bola tendangan Batoum mengarah ke kanan atas, sedangkan Nanda bergerak ke arah kiri, kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Menjelang babak pertama berakhir, Taryono nyaris menggandakan kemenangan. Sayang tendangannya terlalu lemah sehingga berhasil diselamatkan oleh kiper PSIR. Kedudukan 1-0 tidak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pada menit ke-53 pelatih PSCS mengganti dua pemain depan sekaligus. Indra Gunawan masuk mengganti Taryono, sedangkan Burhanurdin yang menggantikan Sunari. Namun masuknya dua tenaga baru itu tak membuat permainan anak asuh Gatot menjadi berkembang. Alhasil kondisi tersebut menuai cemooh dari pendukungnya, terutama saat tendangan tim kesayangannya tidak jelas mengarah kemana.

Sebaliknya, pada babak kedua permainan PSIR sedikit berkembang. Beberapa kali tekanan yang dilancarkan anak-anak Rembang membuat repot barisan belakang PSCS. Dimenit akhir babak kedua, gawang M. Bekti nyaris jebol, beruntung bola masih membentur tiang gawang. Hingga babak peluit panjang ditiup, kedudukan tak berubah tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Laga berikutnya dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama LPIS PSCS akan menjamu Persepar Palangkaraya di Stadion Wijayakusuma pada 7 April mendatang.

Susunan Pemain :

PSCS Cilacap

M. Bekti, Julia Mardianus, Mahop Guy, Yuda Prasetya, Dedean Surdani, Eka Wijayanto, Nanang, Lee So Hyung, Taryono (Indra Gunawan), Sunari (Burhanurdin), Roger Batoum.

PSIR Rembang

Nandapradan, Heru Wibowo, Erica Woundj, Abunaw Pula, M. Happy, Yoni Ustaf, Jatmiko, Lubis Syukur, Ranu Tri S, Efendi, C. Lenglolo.