Mei
19
2022
Today

Cuaca Cilacap 04-05-2022

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Paparan Balon Bupati Partai Golkar, Satu Mengundurkan Diri
Oleh Wagino   
Minggu, 22 Mei 2016 18:43

CILACAP, (CIMED)- Tiga bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Cilacap tak hadir dalam pemaparan visi dan misi dihadapan Desk Pilkada dan pengurus DPD II Golkar Cilacap. Satu diantaranya menyatakan mundur sebagai balon memperebutkan rekomendasi dari partai berlambang pohon beringin untuk Pilkada 2017 mendatang.


Ketua Desk Pilkada DPD Golkar Cilacap, Parsiyan, mengatakan, dari 11 bakal calon yang mendaftar melalui Partai Golkar, ada delapan yang hadir untuk menyampaikan visi dan misi dihadapan Desk Pilkada dan pengurus Partai Golkar. Sedangkan, satu balon menyatakan mengundurkan diri dan dua lainnya tidak hadir karena ada keperluan. 

"Bakal calon yang mengundurkan diri yaitu pak Fran Lukman. Memang baru disampaikan secara lisan, tapi kami Desk Pilkada akan mengirimkan surat supaya pengunduran dirinya secara tertulis, tidak boleh secara lisan," kata Parsiyan, ditemui Harmas usai penyampaian Visi dan misi para kandidat di Hotel @Home Premiere, Minggu (22/5/2016) sore.

Sedangkan yang dua balon yang menyampaikan pemberitahuan tidak bisa hadir yakni Mujiono dan Sindy Sakir. Alasannya, Parsiyan menjelaskan, karena ada kepentingan lain dan Desk Pilkada tidak bisa memaksa karena itu keputusan dari para balon. Meski tidak hadir, keduanya tidak otomatis gugur sebagai balon wabup.

"Kami selaku Desk Pilkada sifatnya hanya mengundang, boleh hadir boleh tidak. Tapi Desk Pilkada sudah punya penilaian tersendiri terhadap balon yang tidak hadir," jelasnya.

Terkait dengan pengunduran Frans Lukman sebagai balon bupati dari Golkar, pihak Desk Pilkada akan menerima usulan tersebut. Akan tetapi, lanjut Parsiyan, usulan tersebut diterima setelah ada legitimasi dari balon berupa surat resmi. Artinya, karena balon mendaftar dengan cara admisitratif maka mundurnya dengan jalan administrasi pula.

"Mengundurkan diri itu hak dari balon, tapi harus dengan jalan administrasi karena akan kami jadikan dokumen," tandasnya.

Disinggung apa alasan Frans Lukman mengapa mengundurkan diri dari perebutan rekomendasi Golkar, Prasiyan, mengatakan karena memberi kesempatan yang muda karena dirinya merasa sudah tua.

"Alasan utama karena merasa sudah tua, sehingga memberikan kesempatan kepada yang muda. Itu alasan logis, tapi kami tetap minta surat resmi," tegasnya.

Delapan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang hadir dan memaparkan visi dan misi dihadapan Desk Pilkada dan pengurus Partai Golkar yakni Mulia Budy Artha, Edi Sakimun, Akhmad Edi Susanto, Yayan Rusyawan dan Bambang Suharto. Mereka mendaftar sebagai bakal calon bupati.

Sementara yang mendaftar sebagai wabup antara lain Ninuk Trihatmani, Tribowo Sudiroharjo. Satu calon lain, Toto Yulisantoso, mengajukan cabup dan cawabup.