Mei
19
2022
Today

Cuaca Cilacap 04-05-2022

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
PNS Ikut Kegiatan Politik, Panwaslu Tegur Bupati
Oleh Wagino   
Sabtu, 10 September 2016 20:03

CILACAP, (CIMED) -  Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cilacap menemukan adanya dugaan pelanggaran oleh pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan kegiatan politik selama tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Cilacap. Panwaslu sudah melayangkan surat teguran kepada Bupati Cilacap untuk melakukan upaya tindakan terhadap PNS tersebut.


Ketua Panwaslu Cilacap, Warsid mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Bupati Cilacap dengan tembusan kepada Sekretaris Daerah dan juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Cilacap pada tanggal 2 September lalu. Surat tersebut dilengkapi dengan foto PNS yang melakukan kegiatan politik.

“Sudah kita konfirmasikan kepada BPK pada hari Selasa tanggal 6 September, dan BKD akan melakukan tindakan atas PNS yang sudah melakukan kegiatan kantor partai politik,” katanya, Jumat (9/9/2016).

Menurutnya, Panwaslu hanya memberikan surat kepada Bupati, karena hal ini merupakan ranah dari pemerintah daerah. Sehingga pihaknya hanya menunggu respon dari Bupati yang menjadi pejabat pembina kepegawaian, apa akan melakukan tindakan atau tidak. Sampai sekarang (Jumat, red), belum ada surat tanggapan yang diberikan oleh Bupati.

“Kami juga sudah dikonsultasikan ke Bawaslu Provinsi tanggal 7 September terkait dengan PNS. Kami mengambil tindakan ini untuk meningatkan bupat, karena memang posisi yang bersangkutan masih PNS,” ujar Warsid.

Warsid mengungkapkan, sempat melihat surat tugas yang bersangkutan. Posisinya masih sebagai PNS yang aktif dan sedang belajar. Menurutnya, apabila yang bersangkutan akan mendaftar atau akan diusung oleh partai politik itu urusan nanti.

"Akan tetapi, karena yang bersangkutan masih aktif menjadi PNS, maka bupati dan BKD harus melakukan upaya. Agar tidak dinilai oleh masyarkaat, bahwa teradi pembiaran, adanya PNS yang melakukan aktifitas politik," ungkapnya.

Seperti diketahui, dugaan pelanggaran tersebut dilakukan oleh Syamsul Aulia Racham yang saat ini sudah menjadi pasangan Tatto Suwarto Pamuji sebagai bakal calon Bupati dan dan Wakil Bupati Cilacap dalam Pilkada 2017 mendatang. Syamsul tercatat sebagai staf pada Bagian Tata Pemerintahan Setda Cilacap dan saat ini sedang cuti dalam rangka pendidikan.