Jun
26
2022
Today

Cuaca Cilacap 21-06-2022

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Usai Libur Lebaran, Enam Pejabat Eselon II Digeser
Oleh Wagino   
Rabu, 13 Juli 2016 21:41

CILACAP, (CIMED) – Hari ketiga masuk kerja pasca libur lebaran, Rabu (13/7/2016), Bupati Tatto Suwarto Pamuji melakukan gebrakan dengan merotasi pejabat struktural dijajarannya. Perombakan pasca lebaran di tahun politik ini dengan mengalihtugaskan enam pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Cilacap.


Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Rabu siang itu sekaligus menjawab teka-teka siapa saja pejabat yang bakal tergeser sebelum Pilkada 2017 mendatang. Pasalnya, sejak awal tahun 2016 sudah tersiar kabar bakal terjadi gelombang mutasi terutama jabatan strategis.

Enam pejabat eselon II yang dialihtugaskan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 821.2/075/2016, tanggal 12 Juli 2016.

Adapun pejabat yang geser dan menduduki kursi jabatan strategis adalah Farid Ma’ruf yang menggantikan Indro Cahyono sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). Farid semula dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Sedang Indro Cahyono dialihtugaskan sebagai Kepala Inspektorat menggantikan Imam Wahyu Djatmiko. Sementara Imam sendiri menempati jabatan baru sebagai Kepala DPPKAD yang ditinggalkan Farid.

Kursi jabatan strategis lainnya yang mengalami pergantian yakni Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang semula diduduki Warsono kini dijabat Uong Suparno. Sebelumnya Uong menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), sedangkan Warsono menempati pos baru sebagai Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) yang ditinggalkan Kosasih. Sementara Kosasih menduduki jabatan sebagai Kepala Dishubkominfo.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut mengajak kepada para terlantik dan aparatur pemerintah di Kabupaten Cilacap untuk terus berpikir dan bekerja dalam rangka membangun Kabupaten Cilacap.

“Setiap pekerjaan harus didasarkan pada perencanaan yang matang, sehingga setiap pekerjaan akan menghasilkan manfaat yang maksimal sesuai dengan tupoksi yang ada di SKPD masing-masing,” kata Tatto.

Oleh karena itu, lanjut Bupati, sebagai orang pilihan, para terlantik diminta untuk terus meningkatkan kinerja SKPD. Lebih dari itu, meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Cilacap, sehingga kepercayaan pimpinan dan kepercayaan masyarakat terhadap Pemkab Cilacap akan semakin meningkat.

Bupati juga menekankan, agar para terlantik terus berlomba-lomba menunjukan kinerja dan prestasi terbaiknya didalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mensukseskan kebijakan Bangga Mbangun Desa.

Tatto menambahkan, status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menjadi catatan penting dalam menggeser komposisi pejabat eselon II tersebut. Akan tetapi, menurutnya mutasi pejabat ini tidak ada kaitannya dengan agenda Pilbup 2017 di mana dirinya hampir dipastikan maju kembali sebagai bakal calon Bupati.